Breaking News:

Berita Temanggung

Febrianda Harus Berpisah dari Istri yang Dinikahi 3 Bulan lantaran Dicokok Polisi Gara-gara Sabu

Kepada pihak kepolisian, laki-laki berusia 25 tahun ini mengaku memakai sabu sudah sejak sebelum menikah.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/SAIFUL MA'SUM
Kasatres Narkoba Polres Temanggung, AKP Bambang Sulistio menunjukkan barang bukti shabu saat gelar perkara, Jumat (4/12/2020), di Mapolres Temanggung. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEMANGGUNG - Satres Narkoba Polres Temanggung meringkus Febrianda Agung Dwitama, yang diduga melakukan penyalahgunaan narkotika jenis sabu pada November 2020 kemarin.

Pengantin baru warga Kecamatan Parakan, Temanggung, itu kini harus mendekam di sel tahanan Polres Temanggung, terpisah dari sang istri yang baru dinikahinya 3 bulan lalu.

Kepada pihak kepolisian, laki-laki berusia 25 tahun ini mengaku memakai sabu sudah sejak sebelum menikah.

Untuk mendapatkannya, ia bertransaksi dengan kenalannya melalui media Whatsapp.

Setelah disepakati jumlah barang dan harga, Febrianda membayar lewat transfer bank dan memberi alamat pengiriman barang.

"Saya yang menentukan tempatnya di mana. Terakhir, saya pesan 1 gram untuk ditaruh di pot pinggir jalan Parakan, lalu saya ambil," terangnya saat gelar perkara, Jumat (4/12/2020).

Baca juga: Akses Dusun Gletuk dan Pringapus Temanggung Tertutup Longsoran, Dapur Milik Suraman Juga Lenyap

Baca juga: Pemkab Siapkan Rp 10 Miliar, Tangani Kasus Covid-19 di Temanggung Tahun Depan

Baca juga: Acara Hajatan Kembali Dibatasi, Maksimal Diikuti 50 Orang di Temanggung

Baca juga: Simulasi Pembelajaran Tatap Muka Dihentikan, Temanggung Berstatus Zona Merah Covid-19

Febrianda mengaku tidak pernah bertemu langsung dengan pedagang ataupun pengantar barang pesanannya.

Semua transaksi pembelian dilakukan secara online dan meletakkan pesanan di suatu tempat yang telah disepakati.

Kasatres Narkoba Polres Temanggung AKP Bambang Sulistio mengatakan, tersangka Febrianda diringkus jajaran Satres Narkoba karena kedapatan memiliki dan menyalahgunakan narkotika jenis sabu.

AKP Bambang mengungkapkan, pada mulanya, jajaran Satres Narkoba mendapatkan laporan dari warga terkait seorang pemuda yang diduga memiliki dan menggunakan sabu.

"Setelah dilakukan penyelidikan, tersangka berhasil diamankan di Jalan Raya Galeh, Kecamatan Parakan, November kemarin. Diamankan saat malam hari. Barang bukti sabu 0,89 gram, 2 butir pil jenis Inex, alat hisap, dan 3 buah pipet kaca," ungkapnya.

AKP Bambang melanjutkan, tersangka membeli barang seharga Rp 950.000 dari kenalannya, Sitip, yang saat ini masih dalam penelusuran.

"Tersangka ini membeli, memiliki, menguasai dan memakai sabu. Kami amankan beserta 8 item barang bukti," jelasnya.

Atas perbuatannya, Febrianda dijerat Pasal 127 ayat 1 huruf a Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkoba dengan ancaman pidana minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun, serta denda paling sedikit 800 juta. (*)

Baca juga: Dindik Banyumas Bakal Perpanjang PJJ hingga Tahun Depan Jika Kasus Covid-19 Masih Tak Terkendali

Baca juga: Dipimpin Sekda, ASN di Pemkab Banyumas Mulai Sosialisasikan Prokes Covid-19 ke Warga Komorbid

Baca juga: Pjs Bupati Purbalingga Jamin Kesehatan Warga yang Ingin Gunakan Hak Pilih di Pilkada 9 Desember

Baca juga: 14.575 Personel Gabungan TNI Polri Siap Amankan Pilkada Serentak di Jateng, 9 Desember

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved