Pilkada Serentak 2020

14.575 Personel Gabungan TNI Polri Siap Amankan Pilkada Serentak di Jateng, 9 Desember

Polda Jawa Tengah menyiapkan 14.575 personel dalam penyelenggaraan Pilkada 2020 pada 9 Desember 2020.

Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/MUHAMMAD SHOLEKAN
Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi ketika memberikan keterangan kepada wartawan di The Sunan Hotel Solo, Jumat (4/12/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SOLO - Polda Jawa Tengah menyiapkan 14.575 personel dalam penyelenggaraan Pilkada 2020 pada 9 Desember 2020. Dari jumlah tersebut, 5.600 personel di antaranya merupakan anggota TNI.

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi menyampaikan untuk wilayah Jawa Tengah, jajaran polres akan diback up 516 personel dari Polda Jawa Tengah.

"Di samping power hand, khususnya Brimob yang mempunyai kualifikasi akan ditempatkan di masing-masing eks karisidenan," ucap Luthfi di Solo, Jumat (4/12/2020).

Menurut Luthfi, 14.575 personel yang akan diterjunkan itu sudah melakukan tes swab antigen.

"Tes swab ini dilakukan untuk memberikan kepastian bahwa anggota Polri, selama melaksanakan tugas, sudah memenuhi standar, bahwa dia sehat," terangnya.

Baca juga: Kapolda Jateng Ancam Tindak Penambang Pasir yang Masih Menambang di Kawasan Rawan Gunung Merapi

Baca juga: 8 TPS di Pilkada Solo Masuk Kategori Rawan, Bakal Dijaga 2 Polisi di Hari Pencoblosan

Baca juga: Tak Gentar Hadapi Jurkam Nasional, Pasangan Bajo Andalkan Tim Kampanye Tikus Pithi di Pilkada Solo

Baca juga: Putra Amin Rais, Mumtaz Rais Yakin Gibran Menang Mudah di Pilkada Solo

Kapolda menuturkan, pergeseran pasukan (serpas) akan dilakukan H-3. Namun, ada juga yang diterjunkan pada H-2, bergantung dari karakteristik wilayah masing-masing.

"Dimana, anggota akan langsung menempati Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Jadi, di PPK-nya nanti untuk menghindari adanya kerumunan anggota," ucapnya.

Dia menyampaikan, anggota serpas nanti akan langsung ditempatkan di PPK dan tidak ada yang di polres.

"Sehingga, pengguna dalam hal ini panitia dan pengawas, bergabung langsung di wilayah. Di mana anggota ditempatkan," terangnya.

Kapolda mengimbau, masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan dan tetap hadir pada 9 Desember 2020.

"Bahwa hak pilih, hak masyarakat, dan hak demokrasi merupakan ketentuan yang harus kita laksanakan," ucapnya.

Oleh karena itu, di tengah pandemi covid-19 ini, Kapolda mengharapkan kehadiran masyarakat pada tanggal 9 Desember 2020.

"Hal itu dalam rangka menyukseskan Pilkada di wilayah hukum Polda Jawa Tengah," tandasnya. (*)

Baca juga: Guru Agama Non-PNS Belum Terima Subsidi Upah? Ini Syarat dan Cara Mengeceknya

Baca juga: Google Rayakan Noken dalam Bentuk Doodle, Begini Filosofi Tas Asli Papua Tersebut

Baca juga: Terbukti Kampanyekan Paslon Bupati, Kepala SD di Blora Direkomendasikan Dapat Sanksi

Baca juga: Mess Persibat Batang Akan Dijadikan Tempat Isolasi Mandiri Terpusat Pasien Covid-19

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved