Breaking News:

Pilkada Serentak 2020

8 TPS di Pilkada Solo Masuk Kategori Rawan, Bakal Dijaga 2 Polisi di Hari Pencoblosan

Delapan tempat pemungutan suara (TPS) di Kota Solo masuk kategori rawan. Satu di antaranya ada di Kecamatan Pasar Kliwon.

TRIBUNBANYUMAS/MUHAMMAD SHOLEKAN
Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak ketika memberikan keterangan di Mapolresta II Solo, Senin (30/11/2020) siang. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SOLO - Delapan tempat pemungutan suara (TPS) di Kota Solo masuk kategori rawan. Satu di antaranya ada di Kecamatan Pasar Kliwon.

Hal ini disampaikan Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak di Mapolresta Solo, Senin (30/11/2020).

Menurut Ade, temuan ini berdasarkan hasil pemetaan Polresta terhadap TPS yang digunakan untuk pencoblosan pemilihan wali kota Solo, 9 Desember 2020 nanti.

Kategori rawan itu, lanjutnya, dinilai dari persebaran Covid-19 disekitar TPS, potensi bencana mengingat sudah memasuki musim penghujan, hingga potensi munculnya konflik.

"Tempatnya tersebar di lima kelurahan. Untuk delapan TPS rawan ini akan ada pengamanan ekstra. Di mana, satu TPS akan dijaga dua personel untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas di lokasi pencoblosan," jelasnya.

Baca juga: Resmi Bermarkas di Stadion Manahan Solo, Bhayangkara FC Berubah Nama Jadi Bhayangkara Solo FC

Baca juga: 419 Rokok Ilegal Disita Kantor Bea Cukai Solo, Ada Empat Tersangka Kasus di Boyolali dan Klaten

Baca juga: Kampus ISI Solo Ditutup Sepekan Menyusul Temuan 2 Kasus Covid-19

Baca juga: Asal Usul Kanjeng Kiai Pamor, Pusaka Keraton Solo untuk Bahan Keris yang Berasal dari Iron Meteorit

Ade menambahkan, untuk menjaga 1.231 TPS di Kota Solo, pihaknya menerjunkan sedikitnya 750 personel atau setara dengan 2/3 personil Polresta Surakarta.

Dengan jumlah tersebut, nantinya, tiap personel menjaga 1 hingga 2 TPS.

"Nanti, kami juga akan mendapat backup dari jajaran Polda Jateng dan unsur TNI," jelasnya.

Selain personel yang bertugas di lapangan, Ade menuturkan, juga sudah menyiapkan tim mobiling. Di mana, tugas mereka, melakukan patroli menjaga kawasan.

"Termasuk, melakukan pembubaran bila ada kerumunan yang berpotensi menyebarkan virus corona serta konvoi sepeda motor," terangnya.

Dia mengatakan, 750 personel yang bertugas di lapangan tersebut sudah dites swab untuk memastikan mereka tak terpapar Covid-19.

"Tinggal hasil swab 350 personel yang belum keluar. Sisanya sudah. Alhamdulilah, semua menunjukkan hasil negatif," jelasnya.

Ade menuturkan, pihaknya selalu berkoodinasi dengan jajaran KPU dan Bawaslu Kota Solo terkait perkembangan terkini jelang hari pencoblosan.

"Intinya, pada saat pencoblosan nanti, suasana kondusif bisa terjaga serta tidak menjadi klaster baru (penyebaran corona)," ujarnya. (*)

Baca juga: Bawaslu: Pelanggaran Protokol Kesehatan Terbanyak saat Kampanye adalah Peserta Lebih dari 50 Orang

Baca juga: Tak Bisa Cegah Kerumunan Pengunjung, Objek Wisata Dusun Semilir Ditutup Sementara Pemkab Semarang

Baca juga: Kecelakaan Terjadi Lagi di Tol Cipali, 8 Korban Tewas Asal Kesesi Pekalongan. Berikut Daftarnya

Baca juga: Bukan Rabu, Setiap Kamis ASN di Pemkab Banyumas Bakal Door to Door Ingatkan Warga Pentingnya Prokes

Penulis: Muhammad Sholekan
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved