Breaking News:

Penanganan Corona

Dinkes Jateng: Lonjakan Kasus Aktif Covid-19 Mayoritas OTG

Berdasarkan catatan Satgas Covid-19 pusat, Pemprov Jateng menjadi sorotan lantaran menyumbangkan angka kasus corona paling besar se-Indonesia.

DOKUMENTASI DINKES JATENG
Kepala Dinkes Jateng, Yulianto Prabowo. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Lonjakan kasus aktif di Jawa Tengah yang terjadi akhir- akhir ini didominasi orang tanpa gejala (OTG) atau asimtomatik.

Kasus aktif yakni kasus orang dalam perawatan atau penanganan Covid-19 di fasilitas kesehatan ataupun isolasi mandiri.

"90 persen kasus aktif tanpa gejala."

"Ya mereka sehat- sehat saja."

"Kasus aktif itu mereka pasien yang belum sembuh dan belum selesai masa isolasi," kata Kepala Dinkes Jateng, Yulianto Prabowo kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (25/11/2020).

Baca juga: Dinkes Jateng Klaim Tes Covid-19 di Wilayahnya Tinggi, Capai 67.000 Tes dalam Sepekan

Baca juga: Tak Mau Kasus Covid-19 di Jateng Melonjak, Gubernur Ganjar Usul Libur Bersama Akhir Desember Dihapus

Baca juga: Cara Unik Kades Karangbawang, Datang ke Bank Jateng Purbalingga, Bayar PBB-P2 Pakai Uang Koin

Baca juga: Siap-siap, 30 Ribu Guru Agama Madrasah dan RA Non-PNS di Jateng Bakal Terima Subsidi Gaji

Dia menjelaskan, kasus yang sebagian disumbang dari OTG ini sekira 52 persen isolasi mandiri di rumah.

Sisanya di fasilitas pelayanan kesehatan atau di rumah sakit.

Karena banyaknya kasus OTG, pihaknya harus memberikan perlindungan kepada kelompok rentan seperti lansia dan orang dengan penyakit penyerta atau komorbid.

Seperti diketahui, berdasarkan catatan Satgas Covid-19 pusat, Pemprov Jateng menjadi sorotan lantaran menyumbangkan angka kasus corona paling besar se-Indonesia.

Data di provinsi ada sekira 7.652 kasus aktif pada Rabu (25/11/2020).

Halaman
123
Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved