Berita Purbalingga
Cara Unik Kades Karangbawang, Datang ke Bank Jateng Purbalingga, Bayar PBB-P2 Pakai Uang Koin
Bagi Toyo, Kepala Desa Karangbawang sebagai desa dengan pelunasan PBB P2 tercepat, menarik pajak kepada warga secara cepat tidaklah mudah.
Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Sepuluh desa dengan pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tercepat di Kabupaten Purbalingga menerima penghargaan berupa piagam dan doorprize LED TV dari Bank Jateng, Selasa (24/11/2020).
Sepuluh desa tersebut meliputi Desa Karangbawang Kecamatan Rembang, Desa Gondang Kecamatan Karangreja Desa Nangkasawit Kecamatan Kejobong.
Baca juga: 10 Anggota KPPS Terpaksa Diganti, KPU Purbalingga: Karena Tolak Rapid Test Padahal Syarat Mutlak
Baca juga: Covid-19 Meluas di Purbalingga, Peserta Pengajian Semua Positif, Begini Cerita Mereka Bisa Tertular
Baca juga: Debat Pilkada Kabupaten Purbalingga, Paslon Dilarang Bawa Pendukung
Baca juga: Debat Pilkada Purbalingga Digelar 25 November, Hadirkan Lima Panelis, Ini Materi yang Bakal Dikupas
Desa Pandansari Kecamatan Kejobong, Desa Buara Kecamatan Karanganyar, Desa Danasari Kecamatan Karangjambu.
Desa Timbang Kecamatan Kejobong, Desa Brecek Kecamatan Kaligondang, Desa Gumiwang Kecamatan Kejobong, dan Desa Arenan Kecamatan Kaligondang.
Kepala Bakeuda Kabupaten Purbalingga, Subeno mengatakan, jatuh tempo per 30 September 2020 ini, ada 2 kecamatan yang sudah lunas PBB P2.
Yakni Kecamatan Karangreja dan Kejobong.
Karenannya, kedua pemerintah kecamatan tersebut juga mendapatkan penghargaan serupa.
Dia mengatakan, per 23 November 2020 sudah ada 5 kecamatan dan 173 desa/kelurahan yang sudah melunasi PBB P2.
"Jika tahun lalu melebihi jatuh tempo kena denda, tahun ini karena ada relaksasi maka yang terlambat tidak dikenai,” ungkapnya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (24/11/2020).
Pihaknya optimis pendapatan PBB tahun ini tercapai sesuai target.
Bahkan juga target Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada tahun ini.
Pjs Bupati Purbalingga, Sarwa Pramana meminta para Camat untuk mendorong para Kades yang belum menyetorkan pajaknya 100 persen.
Sebab masukan dari PBB P2 menjadi satu daya dukung pembangunan di Purbalingga.
Meski di era pandemi ada relaksasi, masyarakat perlu diedukasi terkait kewajibannya sebagai warga negara yang baik untuk berkontribusi membangun Purbalingga.
Terlebih sampai saat ini PAD Kabupaten Purbalingga, dinilainya masih sangat kecil.