Breaking News:

Penanganan Corona

10 Anggota KPPS Terpaksa Diganti, KPU Purbalingga: Karena Tolak Rapid Test Padahal Syarat Mutlak

KPU Purbalingga enggan ambil pusing bagi calon KPPS atau Linmas yang enggan menjalani rapid test maupun tes usap yang menjadi syarat mutlak itu.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/KHOIRUL MUZAKKI
ILUSTRASI - Pelaksanaan rapid test untuk KPPS dan Linmas oleh petugas Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Purbalingga, Kamis (12/11/2020). 

Pihaknya tinggal memanggil pendaftar KPPS lama yang sebelumnya tidak lolos karena tersisih oleh peringkat di atasnya. 

Alternatif lain, pihaknya bisa melibatkan tenaga dari instansi lain untuk mengisi kekosongan itu. 

Andri mengatakan, hasil reaktif atau bahkan positif terkonfirmasi positif Covid-19 tidak menggugurkan status seorang sebagai anggota KPPS atau Linmas.

KPU akan menunggu sampai mereka sembuh dari Covid-19 dan bisa menjalankan tugasnya. 

"Kalau sampai hari pencoblosan belum sembuh, juga tidak gugur."

"Kan bisa berbagi tugas dengan tim," katanya.

Pelaksanaan rapid test sebelumnya sempat menuai penolakan dari sejumlah calon anggota KPPS.

Tetapi pihaknya berusaha meyakinkan terkait pentingnya pemeriksaan itu untuk menjaga kesehatan petugas dan masyarakat. 

Rapid test maupun tes usap seakan masih menjadi momok bagi masyarakat.

Sebagian mereka takut jika setelah mengikuti tes itu divonis terinfeksi Covid-19.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved