Breaking News:

Berita Purbalingga

Pamit Menggembalakan Bebek, Warga Makam Purbalingga Ditemukan Tewas di Sawah

Seorang penggembala bebek, Andi Setiono (32), warga Desa Makam, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga, ditemukan tewas di areal persawahan, Sabtu.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: rika irawati
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Ilustrasi jenazah korban pembunuhan. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Seorang penggembala bebek, Andi Setiono (32), warga Desa Makam, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga, ditemukan tewas di areal persawahan, Sabtu (21/11/2020) malam.

Korban ditemukan oleh Yusup (41), warga desa setempat yang sedang mencari belut.

Anggota Polsek Rembang yang mendapat laporan penemuan mayat ini pun langsung memeriksa lokasi serta meminta keterangan sejumlah saksi.

Selain itu, bersama petugas medis, polisi memeriksa jenazah Andi.

Kapolsek Rembang AKP Sunarto mengatakan, sebelum ditemukan meninggal di sawah, Andi berpamitan pergi menggembala bebek sekitar pukul 09.00 WIB.

Baca juga: Debat Pilkada Kabupaten Purbalingga, Paslon Dilarang Bawa Pendukung

Baca juga: Berikut 19 Raperda Kabupaten Purbalingga, Sudah Disetujui dalam Propemperda Tahun 2021

Baca juga: Gedung Korpri Belum Siap, Karyawan Pabrik Positif Covid-19 di Purbalingga Jalani Isolasi di Kos

Baca juga: Hati-hati Lintasi Jalan Penghubung Sokaraja Banyumas dengan Purbalingga, Tebing Sungai Pelus Ambrol

Tetapi, hingga malam, pria itu belum pulang ke rumah hingga menimbulkan kekhawatiran keluarga.

Keluarga bersama warga kemudian mencari keberadaan Andi di lokasi yang biasa menjadi tempat menggembala bebek.

"Korban ditemukan dalam posisi tertelungkup oleh seorang pencari belut," jelasnya, Senin (23/11/2020).

Kapolsek menjelaskan, dari hasil pemeriksaan di lokasi, tidak ditemukan hal-hal yang mencurigakan.

Diduga, Andi meninggal dunia akibat penyakit yang diderita. Ini dikuatkan hasil pemeriksaan jenazah korban oleh dokter Puskesmas Rembang.

"Diduga, korban pingsan atau terjatuh saat sedang menggembala bebek dengan posisi tertelungkup hingga saluran napas tertutup air sawah kemudian meninggalkan dunia," katanya.

Kapolsek menambahkan, setelah diperiksa, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Keluarga menerima kematian korban sehingga tak perlu ada autopsi. (*)

Baca juga: Honda City Tergelincir di Tol Pejagan-Pemalang Diduga Akibat Genangan Air, Ini Kata Pengelola Tol

Baca juga: Waspada Banjir dan Longsor: Hujan Diperkirakan Guyur Purwokerto dan Cilacap, Siang Hingga Malam

Baca juga: Terobang-ambing di Laut, 5 Pemancing Ditemukan Tim SAR Berkat Bakar Baju

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Senin 23 November 2020 Rp 1.968.000 Per 2 Gram

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved