Breaking News:

Berita Tegal

Honda City Tergelincir di Tol Pejagan-Pemalang Diduga Akibat Genangan Air, Ini Kata Pengelola Tol

Ian menduga, kecelakaan terjadi karena kondisi over speed atau melebihi batas kecepatan di tol, serta kurang antisipasi.

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DESTA LEILA KARTIKA
Petugas menderek mobil Honda City milik Fahladi yang mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Tol Pejagan-Pemalang, Minggu (22/11/2020) sore. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SLAWI - Kecelakaan tunggal akibat genangan air di Tol Pejagan-Pemalang Km 277+800B menimpa Honda City yang dikendarai Fahladi Tsaqaufi, Minggu (22/11/2020) sore.

Terkait kecelakaan ini, Kepala Cabang Pejagan-Pemalang Tol Road (PPTR), Ian Dwinanto, membenarkan.

Ian menduga, kecelakaan terjadi karena kondisi over speed atau melebihi batas kecepatan di tol, serta kurang antisipasi.

Meski begitu, dia tak memungkiri kemungkinan adanya air di ruas tol, titik kejadian.

Baca juga: Lewati Genangan Air di Tol Pejagan-Pemalang, Mobil Honda City Tergelincir Masuk Parit Sedalam 10 M

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Senin 23 November 2020 Rp 1.968.000 Per 2 Gram

Baca juga: Bruk, Pohon Sengon Jawa Ambruk Timpa Rumah Warga di Tirto Kabupaten Pekalongan Akibat Hujan Angin

Baca juga: Legenda Timnas Indonesia Ricky Yacobi Tutup Usia, Kena Serangan Jantung saat Akan Selebrasi Gol

Apalagi, kecelakaan terjadi setelah hujan melanda kawasan tersebut.

Namun, menurut Ian mengatakan, air yang ada di titik kejadian bukanlah air menggenang melainkan air yang mengalir.

"Kami juga sedang melakukan mitigasi terkait fenomena aquaplanning (kondisi terbentuknya lapisan air di antara ban mobil dengan permukaan jalan). Saat ini, kondisi cuaca cukup ekstrem ditambah faktor pengemudi yang berkendara di atas kecepatan rata-rata memang menjadi masalah utama," kata Ian, Minggu malam.

"Kami juga sedang melakukan perbaikan, baik tutup lubang, leveling aspal, termasuk melakukan rekonstruksi ulang badan jalan yang memang mengalami deformasi," imbuhnya.

Sebelumnya, kecelakaan dialami Fahladi Tsaqaufi dalam perjalanan dari Yogyakarta ke Jakarta.

Saat melintasi titik kejadian, mobil bernomor polisi B 1384 WBH yang dikendarai tergelincir sehingga dia kehilangan kendali dan berakhir di parit.

Proses evakuasi berlangsung kurang lebih satu jam karena terkendala parit yang lumayan dalam dan curam, kedalaman sekitar 10 meter.

Kejadian ini tak mengakibatkan korban jiwa. Fahladi dan kedua temannya yang menumpang kendaraan tersebut selamat dan tak mengalami luka berat. (*)

Baca juga: Ditangkap saat Balapan Liar, Pemuda di Semarang Ini Ternyata Juga Pakai Plat Nomor Palsu dan Mabuk

Baca juga: KABAR DUKA: Anggota DPRD Fraksi PKB Romli Mubarak Tutup Usia

Baca juga: Bisa Mencegah Penuaan Dini, Masker dari Daun Torbangun Dikenalkan Tim Dosen Prodi Farmasi Unissula

Baca juga: Banyumas Kembali Masuk Zona Oranye, Ini Saran Tim Ahli Satgas Covid-19

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved