Breaking News:

Berita Tegal

Petugas Pemakaman Tak Kunjung Datang, 3 Polisi Polres Tegal Kota Akhirnya Makamkan Pasien Covid-19

Tiga anggota polisi di Kota Tegal terpaksa memakamkan jenazah pasien positif Covid-19 tanpa bantuan petugas pemakaman, Sabtu (21/11/2020).

Editor: rika irawati
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
ILUSTRASI. Petugas pemakaman membawa peti jenazah pasien suspect virus corona atau Covid-19 di TPU Pondok Rangon, Jakarta Timur, Kamis (21/5/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Tiga anggota polisi di Kota Tegal terpaksa memakamkan jenazah pasien positif Covid-19 tanpa bantuan petugas pemakaman, di TPU Kelurahan Kaligangsa, Kecamatan Margadana, Kota Tegal, Sabtu (21/11/2020).

Polisi dari Polsek Sumurpanggang, Polres Tegal Kota turut serta memakamkan jenazah, setelah sudah menunggu sekitar tiga jam petugas pemakaman tak kunjung datang.

Awalnya, mereka sedang bertugas mengamankan lokasi sejak pukul 07.30 WIB.

"Iya benar, tadi ada pemakaman pasien terkonfirmasi Covid-19 di TPU Al Izzah Jalan M Toha Kelurahan Kaligangsa, Margadana, yang terpaksa dilakukan anggota kami," kata Kapolres Tegal Kota AKBP Rita Wulandari Wibowo kepada wartawan, Sabtu (21/11/2020).

Baca juga: Tambah 6 Ruang Isolasi Pasien Suspek, Total Ada 36 Bangsal Gedung Lavender RSUD Kardinah Kota Tegal

Baca juga: 18 Pedagang Pasar Balamoa Positif Covid-19, Total 4 Pasar di Kabupaten Tegal Ditemukan Kasus Corona

Baca juga: KBM Tatap Muka Dihentikan Sementara, Lokasi Terlalu Dekat Pasar Kupu Kabupaten Tegal

Baca juga: Korban PHK Rintis Usaha Potong Rambut di Kota Tegal, Sehari Bisa Dapat 10 Pelanggan

Rita mengungkapkan, pemakaman terhadap jenazah pasien positif Covid-19 berinisial SR (65), warga Kelurahan Krandon, Kecamatan Margadana, dilaksanakan dengan pedoman dan standar protokol Covid-19.

Awalnya, SR meninggal dunia pada hari Jumat (20/11/2020) sekitar pukul 20.36 WIB di RSUP Dr Sardjito Yogyakarta dan dibawa ke Tegal menggunakan ambulans.

Bersama sopir ambulans, pemakaman akhirnya selesai sekitar pukul 09.30 WIB dengan pengawasan seorang pejabat Dinas Kesehatan dan anggota keluarga pasien.

"Walaupun pemakaman ini risikonya sangat tinggi, demi kemanusiaan, akhirnya Polri hadir membantu pemakaman tersebut," terangnya.

Rita mengungkapkan, anggota yang terjun langsung dalam pemakaman adalah Bripka Listyawan Anggota Unit Intel, Brigadir Satria Pinandita dari anggota unit Lantas, dan Bripda Ketut Rizky Putra anggota unit Lantas.

"Karena jenazah sudah lama berada di makam dan menunggu petugas hampir tiga jam. Untuk menghindari hal-hal yang tidak dinginkan, selanjutnya pemakaman diambil alih oleh anggota Polsek Sumurpanggang," jelasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tiga Jam Menunggu, Petugas Pemakaman Tak Datang, Polisi Akhirnya Makamkan Jenazah Covid-19".

Baca juga: Asal Usul Kanjeng Kiai Pamor, Pusaka Keraton Solo untuk Bahan Keris yang Berasal dari Iron Meteorit

Baca juga: Tok, UMK 2021 di 35 Kabupten/Kota di Jateng Naik. Ini Rinciannya

Baca juga: Ingin Nikmati Kamping di Pinggir Pantai? Datang Saja ke Pantai Glagah Wangi, Wisata Baru di Demak

Baca juga: Di Tengah Ancaman Erupsi, Musimin Tetap Setia Menyelamatkan Anggrek Khas Gunung Merapi

 

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved