Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Korban PHK Rintis Usaha Potong Rambut di Kota Tegal, Sehari Bisa Dapat 10 Pelanggan

Hary Wijaya Santosa (27) warga Kota Tegal adalah satu karyawan yang harus mendapatkan pemutusan hubungan kerja (PHK) di masa pandemi Covid-19.  

TRIBUN BANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Hary Wijaya Santosa, pemilik KEZ Barbershop Kota Tegal, sedang mencukur rambut pelanggan, Rabu (18/11/2020). Dia adalah mantan karyawan pabrik otomotif yang kini berbisnis barbershop atau pangkas rambut pria. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Pandemi virus corona atau Covid-19, menyebabkan Hary Wijaya Santosa (27) kehilangan pekerjaan di sebuah pabrik otomotif di Bekasi, Jawa Barat.

Hary adalah warga asli Kelurahan Mintaragen, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal.

Dia menjadi satu karyawan yang harus mendapatkan pemutusan hubungan kerja (PHK) di masa pandemi Covid-19.  

Baca juga: Ini Lima Tips Jaga Imunitas Tubuh di Masa Pandemi, Cara Mudah dan Siapapun Bisa Melakukannya

Baca juga: Ada Toko Online Khusus Buat Pelaku UMKM Kota Salatiga, Namanya LarisUKM.com

Baca juga: Penghujan Musimnya Telur Ular Menetas, Berikut Tips Sederhana Pencegahannya

Baca juga: Pemkab Demak Kunjungi Banyumas, Belajar Inovasi Layanan Publik

Meski demikian, kini Hary sudah memiliki usahanya sendiri di bidang barbershop atau pangkas rambut pria. 

Usahanya bernama KEZ Barbershop di Jalan Sangir Kelurahan Mintaragen, Kota Tegal

Hary bercerita, ia sudah bekerja selama 10 tahun di PT Denso Indonesia di Cibitung, Kabupaten Bekasi. 

Kemudian perusahaan mengalami kondisi buruk ketika pandemi Covid-19 datang, pada Maret 2020.

Mulai dari produksi menurun, gaji dipotong, hingga tunjangan dihilangkan. 

Dalam kondisi terpuruk, menurut Hary, perusahaan kemudian menawarkan dan mempersilakan karyawan yang hendak keluar. 

"Akhirnya saya memutuskan untuk keluar."

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved