Penanganan Corona

Belum Sepekan Sudah Ada 121 Kasus Baru, Zona Hijau Covid-19 Kini Cuma Kecamatan Sambong di Blora

Dari semula ada empat kecamatan zona hijau di Kabupaten Blora, kini menyisakan satu kecamatan, yaitu Kecamatan Sambong.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: deni setiawan
PEMKAB BLORA
Peta risiko Covid-19 di Kabupaten Blora, Senin (16/11/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BLORA - Kasus Covid-19 di Kabupaten Blora melonjak selama beberapa hari terakhir ini.

Bahkan, dari semula ada empat kecamatan zona hijau, kini menyisakan satu kecamatan, yaitu Kecamatan Sambong.

Dilansir dari laman corona.blorakab.go.id, hingga Senin (16/11/20200, terdapat 927 kasus Covid-19 di Kabupaten Blora.

Baca juga: Beberapa Guru Reaktif, Tiga SMP Negeri di Blora Terpaksa Batal Gelar KBM Tatap Muka

Baca juga: Kepala SDN 1 Bogorejo Dilaporkan Tidak Netral, Bawaslu Blora Kirim Rekomendasi ke KASN

Baca juga: Perampok Satroni Rumah Juragan Kos di Blora: Pukul Pemilik Rumah, Gasak Emas Juga Uang Tunai

Baca juga: Terbukti Reaktif Covid-19 Hasil Tes Rapid, 14 Penyelenggara Pilkada di Blora Tolak Jalani Tes Swab

Padahal enam hari sebelumnya hanya 806 kasus Covid-19.

Artinya, kurang dari sepekan terdapat 121 kasus baru di Kabupaten Blora.

Penambahan jumlah ini dibarengi dengan peningkatan jumlah tes swab.

Jika enam hari yang lalu Dinkes Kabupaten Blora melakukan tes swab sebanyak 6.717 kali, saat ini sudah 7.570 kali tes swab.

"Penyebabnya ada tambahan kasus cukup banyak," ujar Plt Dinkes Kabupaten Blora, Henny Indriyanti kepada Tribunbanyumas.com, Senin (16/11/2020).

Henny mengatakan, penambahan kasus tersebut didominasi oleh kasus positif Covid-19 dari pasien rumah sakit.

"Ya pasien di rumah sakit (yang bergejala) diswab itu positif," tandasnya.

Adanya tambahan kasus baru yang cukup banyak ini menyebabkan zonasi berdasarkan risiko penyebaran Covid-19 berubah.

Misalnya saja, dari yang semula ada empat kecamatan yang zona hijau kini hanya Kecamatan Sambong.

Sementara zona kuning atau risiko paparan rendah hanya terdapat di Kecamatan Kradenan.

Untuk zona oranye atau risiko sedang yakni Kecamatan Cepu, Kedungtuban, Randublatung, Jati, Banjarejo, Ngawen, Japah, Todanan, Tinjungan, Jepon, Bogorejo, dan Jiken.

Sementara untuk Kecamatan Blora dan Kunduran berada pada risiko paparan paling tinggi atau zona merah.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved