Breaking News:

Berita Temanggung

Bupati Temanggung Usulkan ke Gubernur UMK 2021 Rp 1.885.000

Bupati Temanggung M Al Khadziq mengusulkan kepada Gubernur Jateng Ganjar Pranowo UMK 2021 Temanggung sebesar Rp 1.885.000.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: rika irawati
TRIBUN BANYUMAS/SAIFUL MA'SUM
Bupati Temanggung, Muhammad Al Khadziq. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEMANGGUNG - Bupati Temanggung M Al Khadziq mengusulkan kepada Gubernur Jateng Ganjar Pranowo UMK 2021 Temanggung sebesar Rp 1.885.000.

Jumlah tersebut mengalami kenaikan 3,2 persen atau Rp 60.000 dari besaran UMK 2020 sebesar Rp 1.825.000.

M Al Khadziq mengatakan, besaran UMK yang diusulkan tersebut diputuskan setelah melewati berbagai pertimbangan dan perhitungan terhadap beberapa indikator.

Setelah disepakati bersama, besaran UMK 2021 diusulkan kepada Gubernur Jateng Ganjar Pranowo untuk mendapatkan persetujuan guna ditetapkan menjadi keputusan.

"Semoga, nominal UMK 2021 yang telah kami sepakati dengan Apindo dapat meningkatkan kesejahteraan pekerja. Sehingga, berpengaruh pada peningkatan produktivitas kerja dan terbentuk iklim usaha yang kondusif serta menguntungkan semua pihak," ujarnya, Kamis (12/11/2020).

Baca juga: Naik atau Justru Stagnan? Bupati Temanggung Belum Bisa Pastikan Usulan Besaran UMK 2021

Baca juga: Rentan Tertular Covid-19, Ratusan Ibu Hamil Jalani Tes Usap di Temanggung

Baca juga: Gerakan Pungut Sampah Serentak Selama Tiga Hari, DLH: Gebrakan Menuju Temanggung Bersih

Baca juga: Kami Selalu Diingatkan Pasukan Jogo Santri, Penerapan Prokes di Ponpes Jamiyatut Tholibin Temanggung

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Temanggung, Agus Sarwono mengatakan, skema penentuan besaran usulan UMK 2021 Rp 1.885.000 sudah melalui perumusan nilai kebutuhan hidup layak (KHL) yang tersusun atas 61 komponen.

Di antaranya, komponen makanan dan minuman yang terbagi atas 13 item, komponen sandang 13 item, komponen perumahan 22 item, komponen pendidikan dua item, komponen kesehatan lima item, dan komponen transportasi dan komunikasi dua item.

Selain itu, juga mempertimbangkan faktor inflasi dan pertumbuhan ekonomi nasional, sehingga ditemukan angka 3,2 persen atau sekitar Rp 60.000 sebagai tambahan besaran UMK 2021 yang akan diusulkan.

"Sidang dewan pengupahan menyepakati kenaikan UMK mengikuti pertimbangan inflasi dan pertumbuhan ekonomi nasional. Ini diajukan ke gubernur Jateng, biasanya penetapan dilakukan akhir tahun," ujarnya. (*)

Baca juga: Pastikan Siap Bertugas, Ribuan Petugas KPPS dan Linmas di Purbalingga Jalani Tes Rapid

Baca juga: Berpura-pura Jadi Petugas Telkom, Komplotan Pencuri Gasak Kabel Tembaga di Jalan Supriyadi Semarang

Baca juga: 2 Hari, Tim SAR Gabungan Banjarnegara Cari Korban Hanyut di Sungai Serayu Diduga Warga Mandiraja

Baca juga: KPU Jateng Siap Pindahkan TPS Pilkada Klaten ke Pengungsian Jika Terjadi Erupsi Merapi

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved