Breaking News:

Berita Karanganyar

15 Puskesmas di Karanganyar Layani Tes Swab Mandiri, Berikut Daftarnya

Kini, warga di Kabupaten Karanganyar bisa melakukan swab secara mandiri di 15 puskesmas yang ada di wilayah tersebut.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/AGUS ISWADI
Warga mengantre tes usap atau swab di Labkes DKK Karanganyar, Kamis (12/11/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Kini, warga di Kabupaten Karanganyar bisa melakukan swab secara mandiri di 15 puskesmas yang ada di wilayah tersebut.

Kabid Yankes Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar, Dwi Rusharyanti mengatakan, 15 puskesmas yang melayani tes swab tersebut adalah Puskesmas Mojogedang I, Jaten II, Karanganyar, Tawangmangu, Jatipuro, Tasikmadu, Colomadu II, Kerjo, Karangpandan, Kebakkramat 1, Ngargoyoso, Colomadu 1, Matesih, Karangpandan, dan Jumantono.

Menurut Dwi, masih ada 6 puskesmas di Kabupaten Karanganyar yang belum bisa melayani tes swab mandiri.

"Perkembangan puskesmas yang mampu (melayani tes swab) sudah banyak, ada 15 puskesmas," katanya saat dihubungi Tribunbanyumas.com, Kamis (12/11/2020).

Baca juga: Hasil Tes Swab, Delapan Pegawai Disarpus Karanganyar Positif Covid-19

Baca juga: Seorang Perangkat Desa Meninggal di Karanganyar, Hasil Tes Swab Positif Covid-19

Baca juga: Satu Nakes Puskesmas Colomadu I Positif Covid-19, DKK Karanganyar Masih Telusuri Riwayatnya

Baca juga: Kisah Bambang Siamto, Sopir Ambulans Jadi Relawan Pemulasaran Jenazah Pasien Covid-19 di Karanganyar

Dia menjelaskan, enam puskesmas yang belum bisa melayani tes swab secara mandiri di antaranya terkendala tempat.

Dwi berharap, nantinya, seluruh puskesmas yang ada di Kabupaten Karanganyar dapat melayani tes swab secara mandiri.

Dengan begitu, diharapkan bisa mengurangi risiko serta beban tenaga kesehatan (nakes) di Labkes DKK. Juga, meningkatkan kapasitas puskesmas.

"Puskesmas yang belum melayani swab maka tes dilakukan di rumah swab (Labkes) dan dilakukan tenaga puskesmas," ucapnya.

Terpisah, Kepala Puskesmas Tawangmangu, Wahyudi Wibowo menyampaikan, pihaknya telah membuka layanan tes usap mandiri bagi warga sejak akhir Oktober 2020.

Sebelumnya, petugas puskesmas mengambil sampel terhadap beberapa orang hasil tracing pasien Covid-19 ke Labkes Karanganyar. Jarak antara Puskesmas Tawangmangu ke Labkes Karanganyar sekitar 40 Km.

Menurutnya, dengan adanya rumah swab, pengambilan swab menjadi lebih efisien serta mengurangi risiko karena tidak harus menempuh jarak yang jauh.

Baca juga: Tiga Pemuda Berulah di Tambaklorok Semarang, Begal Ibu Hamil Hingga Terjatuh dari Motor

Baca juga: Kapolda Jateng Ancam Tindak Penambang Pasir yang Masih Menambang di Kawasan Rawan Gunung Merapi

Baca juga: Prakiraan Cuaca Hari Ini: Hujan Diperkirakan Guyur Purwokerto, Cilacap, dan Purbalingga Malam Ini

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Kamis 12 November 2020 Rp 1.972.000 Per 2 Gram

Dia menjelaskan, ruang swab sudah diatur supaya jauh dari ruang pelayanan umum. Ruang swab ditempatkan di lantai satu, sedangkan lantai dua digunakan untuk pelayanan umum.

"Ada empat tenaga kesehatan yang bertugas dan telah mengikuti pelatihan pengambilan sampel swab. Pemeriksaan kami layani sepekan dua kali, setiap Senin dan Rabu. Targetnya, 20 pengambilan swab setiap hari. Sampai saat ini, kadang hanya 6, 10, dan 11 kali, tidak sampai 20 orang," terangnya.

Dalam melakukan swab, lanjutnya, petugas puskesmas memiliki dua sasaran yakni kontak erat pasien positif Covid-19 dan orang berisiko, semisal lansia, serta memiliki penyakit komorbid. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved