Penanganan Corona
Empat Pegawai Positif Covid-19, Dispendukcapil Kota Semarang Optimalkan Layanan Online
Selama pelayanan tatap muka ditutup, Dispendukcapil KOta Tegal tetap melayani administrasi kependudukan secara online.
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Empat pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Semarang terkonfirmasi positif Covid-19.
Hal tersebut disampaikan Sekda Kota Semarang, Iswar Aminudin kepada Tribunbanyumas.com, Senin (9/11/2020).
Iswar mengatakan, tim dari Pemkot Semarang langsung bergerak cepat melakukan tracking atau penelusuran terhadap seluruh pegawai Dispendukcapil seusai ditemukannya empat pegawai positif Covid-19.
Baca juga: Selamat Jalan Daryono, Pesepakbola Asal Semarang yang Tak Berjodoh dengan PSIS
Baca juga: Bantaran Sungai di Kota Semarang Ditata, Jadi Ruang Publik yang Eksotis, Contohnya di Kalisari
Baca juga: Kabupaten Semarang Kini Miliki Si Cantik dan SPIDOL, Kaitannya Perizinan Investasi
Baca juga: Kesal Lihat Pacar Mabuk, Gadis Asal Magelang Berusaha Lompat dari Jembatan Bangetayu Kota Semarang
Dia belum mengetahui apakah dari hasil tracking terdapat penambahan kasus atau tidak.
Saat ini, pihaknya masih menunggu hasil swab seluruh pegawai Dispendukcapil Kota Semarang.
"Ada empat yang positif Covid-19."
"Tracking sudah dilakukan di Dispendukcapil Kota Semarang."
"Semua karyawan sudah diswab tinggal menunggu hasil."
"Mudah-mudahan semua negatif dan para pegawai bisa masuk kantor kembali," papar Iswar.
Iswar melanjutkan, empat pegawai tersebut diketahui positif Covid-19 pada Kamis (5/11/2020).
Mereka merupakan orang tanpa gejala (OTG) dan saat ini kondisinya aman.
Adanya kasus tersebut, Dispendukcapil langsung menutup pelayanan tatap muka di kantor pelayanan Dispendukcapil.
Termasuk 16 Tempat Perekaman Data Kependudukan (TPDK) Dukcapil Kecamatan.
Sementara waktu, pegawai Dispendukcapil bekerja dari rumah atau work from home (WFH) sembari menunggu hasil swab test.
"Kepala dinas sudah menyampaikan kepada kami untuk meliburkan pelayanan di kantor."