Breaking News:

Berita Semarang

Kesal Lihat Pacar Mabuk, Gadis Asal Magelang Berusaha Lompat dari Jembatan Bangetayu Kota Semarang

Gadis berinisial LS (16), warga Desa Tirto, Grabag, Kabupaten Magelang, tersebut mencoba melompat dari atas jembatan setinggi beberapa meter.

Tribunbanyumas.com/Rahdyan Trijoko Pamungkas
Ilustrasi. Jembatan Kedunglegok di Desa Kedunglegok, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga mulai dioperasikan. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Seorang gadis di bawah umur ditemukan warga saat mencoba bunuh diri di atas jembatan Bangetayu, Kota Semarang, Sabtu (7/11/2020) sekitar pukul 01.00 WIB.

Gadis berinisial LS (16), warga Desa Tirto, Grabag, Kabupaten Magelang, tersebut mencoba melompat dari atas jembatan setinggi beberapa meter.

Anggota Reskrim Polsek Genuk yang saat itu sedang melintas langsung mendatangi kerumunan warga.

Diketahui bahwa LS saat itu sedang mengalami masalah dengan pacarnya.

"Anggota Reskrim mencoba berkomunikasi dan menenangkan perempuan tersebut," ungkap Kapolsek Genuk Kompol Subroto kepada Tribunbanyumas.com.

Baca juga: Tiga Bocah Lihat Ada Mayat Mengapung di Sungai Kemiri Kota Tegal, Dugaan Sementara Bunuh Diri

Baca juga: Eks Kepala BPN Denpasar Bunuh Diri di Toilet saat Akan Ditahan sebagai Tersangka Kasus Gratifikasi

Baca juga: Ditemukan Pingsan dan Dilarikan ke RS, Artis Korea Oh In Hye Diduga Mencoba Bunuh Diri

"Kami dibantu beberapa warga, kemudian mencari tahu posisi pacarnya dan mendatangi lokasinya yang berada di Bangetayu Kulon," imbuhnya.

Setelah menemukan pacar LS yang bernama Irfan (20), polisi kemudian mempertemukan dua sejoli tersebut dan memintai keterangan sekaligus konfirmasi.

Irfan merupakan warga Purwodadi, Grobogan. Dia merupakan pedagang cilok yang biasa berjualan di wilayah Bangetayu Kulon, Genuk.

Polisi mengetahui bahwa penyebab percobaan bunuh diri LS yakni karena LS kesal dengan Irfan yang mengkhianatinya.

LS merasa kesal lantaran Irfan kerap kali ingkar janji untuk tidak mabuk atau mengonsumsi minuman keras.

"Pacarnya berjanji tidak mabuk lagi namun kemudian diketahui langsung oleh LS bahwa saat itu kondisi pacarnya sedang mabuk," imbuh Kompol Subroto.

Baca juga: Anggota Satgas Yonif Rider 400/BR Tewas saat Patroli di Titigi Papua, Kontak Senjata dengan KKB

Baca juga: Tampil sebagai Karakter Jahat Safin, Rami Malek Janjikan Kejutan di Film James Bond

Baca juga: Lagi, Video Asusila Perempuan Mirip Gisel Hebohkan Jagad Media Sosial

Baca juga: Ditemani Wayang Orang Sriwedari, Kapolsek Gajahmungkur Semarang Bagi Sembako di Taman Sampangan

Setelah memberikan teguran dan arahan kepada dua sejoli tersebut, polisi akhirnya memulangkan mereka ke masing-masing indekosnya daerah Bangetayu Kulon.

"Yang bersangkutan sadar bahwa perbuatan bunuh diri itu tidak baik dan bertentangan dengan agama dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut. Kemudian, dari pihak laki-laki juga berjanji dengan pacarnya bahwa tidak akan mengulangi perbuatannya yaitu mabuk-mabukan," ujar Kompol Subroto. (tribunjateng/rez)

Penulis: Reza Gustav Pradana
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved