Breaking News:

Penanganan Corona

Klaster Baru di Kabupaten Semarang, 13 Warga Getasan Positif Covid-19, Tertular Saat Rias Pengantin

Kluster baru penularan virus corona di Getasan Kabupaten Semarang yang dimaksud adalah berasal dari kegiatan hajatan saat prosesi rias pengantin.

TRIBUN BANYUMAS/HERMAWAN HANDAKA
Pengunjung memadati lokasi wisata di Dusun Semilir Kabupaten Semarang, Rabu (28/10/2020). Pengelola wisata pada musim libur panjang, cuti bersama dan Maulid Nabi memperketat penerapan protokol kesehatan Covid-19 bagi para pengunjung. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Dinkes Kabupaten Semarang membenarkan adanya penambahan kasus warga terpapar virus corona (Covid-19) di Bumi Serasi, Rabu (4/11/2020).

Sebelumnya, beredar informasi suatu desa di Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang ditutup sementara atau lockdown lantaran belasan warganya terjangkit virus corona.

Kepala Dinkes Kabupaten Semarang Ani Rahardjo mengatakan, fakta sebenarnya ialah sebatas penambahan kasus warga tertular Covid-19 serta munculnya klaster baru.

Baca juga: Wali Kota Semarang Positif Covid-19, Tak Bergejala Tapi Tetap Dirawat di RSUP Dr Kariadi Semarang

Baca juga: Banyak Pemain PSIS Semarang Ikut Tarkam, Begini Tanggapan Asisten Pelatih Imran Nahumarury

Baca juga: Capai 40.219 Wisatawan Selama Musim Libur Panjang, Ini Objek Wisata Favorit di Kabupaten Semarang

Baca juga: GM PSIS Semarang: Klub Sudah Terancam Bangkrut, Subsidi Rp 800 Juta Juga Belum Cair

"Tidak ada lockdown di Getasan atau wilayah kecamatan lain."

"Kalau yang dimaksud klaster penularan baru ada," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (4/11/2020).

Menurut Ani, klaster baru penularan virus corona yang dimaksud adalah berasal dari kegiatan hajatan warga saat prosesi rias pengantin.

Dia menambahkan, total ada 13 orang dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil tes.

Dua orang diantaranya berasal dari Kota Salatiga.

"Sekarang semua orang yang telah kontak sudah kami tracking."

"Alhamdulillah semua sehat tanpa gejala, isolasi mandiri di rumah dipantau Satgas Covid-19 tingkat desa setempat," katanya.

Halaman
12
Penulis: M Nafiul Haris
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved