Breaking News:

Berita Hiburan

Dituntut Jaksa Hukuman 3 Tahun Penjara Atas Kasus IDI Kacung WHO, Jerinx Emosi

Jaksa Penuntut Umum meminta majelis hakim menjatuhkan hukuman tiga tahun penjara kepada I Gede Ari Astina alias Jerinx dalam sidang, Selasa.

Tribun Bali/I Wayan Erwin WIdyaswara
Jerinx memeluk erat istrinya, Nora Alexandra, seusai menjalani persidangan, Selasa (29/9/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Jaksa Penuntut Umum (JPU) meminta majelis hakim menjatuhkan hukuman tiga tahun penjara kepada I Gede Ari Astina alias Jerinx dalan sidang di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Selasa (3/11/2020). Mendengar tuntutan ini, Jerinx pun emosi.

Jerinx yang merupakan terdakwa kasus UU ITE kasus "IDI Kacung WHO", dengan nada tinggi, mempertanyakan pihak yang ingin memenjarakannya.

"Saya lucu melihatnya, dari pihak IDI Pusat, IDI Bali, mereka semua bilang tidak ingin memenjarakan saya. Jadi siapa sebenarnya yang ingin memenjarakan saya?" ujar Jerinx usai persidangan.

Baca juga: Jadi Tersangka Kasus Pencemaran Nama Baik IDI Bali, Jerinx Terancam Hukuman 6 Tahun Penjara

Baca juga: Sebut IDI Bangga Jadi Kacung WHO, Jerinx SID Klaim Kalimat itu Murni Kritik

Baca juga: Ahli Bahasa Sebut Unggahan Jerinx ada Muatan Pencemaran Nama Baik

Baca juga: Ditahan di Polda Bali, Jerinx Diminta Jadi Kepala Blok Sel

"Saya ingin tahu orangnya siapa yang ingin memenjarakan saya dan ingin memisahkan saya dengan istri saya," ujar Jerinx menambahkan.

Jerinx kemudian menantang pihak yang ingin memenjarakannya itu untuk datang ke persidangan.

"Coba datang sekali-kali ke sidang yang ingin memenjarakan saya. Dari IDI Pusat, IDI Bali, enggak ada yang ingin memenjarakan saya. Siapa yang mesan sebenarnya, datang kalian ke sidang," ujar Jerinx.

Jerinx dituntut pidana penjara tiga tahun dalam perkara "IDI Kacung WHO".

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa I Gede Ary Astina alias Jerinx dengan pidana penjara selama tiga tahun dan denda Rp 10 juta subsider 3 bulan kurungan," ujar JPU Otong Hendra Rahayu, dalam tuntutannya di Pengadilan Negeri Denpasar, Bali, Selasa.

Jaksa penuntut umum meyakini, Jerinx terbukti bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 28 ayat 2 dan Pasal 45 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) juncto Pasal 64 Ayat 1 KUHP.

JPU menambahkan, hal yang yang memberatkan yakni terdakwa tak menyesali perbuatannya dan telah melakukan walk out saat persidangan.

Baca juga: Hore, 745.415 Guru dan Dosen Non-PNS di Bawah Kemenag Juga Dapat Subsidi Gaji

Baca juga: Laga Pekan Ke-3 Liga Champions Dimulai Malam Ini, Berikut Jadwalnya: Ada Real Madrid Vs Inter Milan

Baca juga: UMK 2021 Blora Direncanakan Naik Rp 60 Ribu

Baca juga: Gerebek Tiga Warung Miras, Sat Sabhara Polresta Banyumas Amankan 130 Liter Tuak dan Ciu

Kemudian, perbuatan terdakwa meresahkan masyarakat dan perbuatan terdakwa melukai perasaan dokter seluruh Indonesia yang menangani Covid-19.

Sementara, hal yang meringankan terdakwa yakni mengakui perbuatannya dan terdakwa masih muda sehingga masih bisa dilakukan pembinaan. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Emosi Dituntut 3 Tahun Penjara, Jerinx: IDI Tak Mau Penjarakan Saya, Siapa yang Pesan Sebenarnya?".

Editor: rika irawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved