Prakiraan Cuaca
Waspada Banjir, Purwokerto dan Cilacap Diperkirakan Diguyur Hujan Lebat Malam Ini
"Waspada potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang di daerah pegunungan, dataran tinggi, Pantura pada sore-awal malam," tulis BMKG.
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM - Berikut prakiraan cuaca dan peringatan dini di Jawa Tengah hari ini, Senin (2/11/2020), dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Menurut Forecaster BMKG Kelas II Ahmad Yani Semarang Arif Nurhidayat, ada potensi hujan ringan-sedang yang tersebar merata dengan waktu kejadian yang bervariasi dan dimulai dari daerah pegunungan tengah antara siang, sore hingga malam.
"Waspada potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang di daerah pegunungan, dataran tinggi, Pantura bagian dan Solo Raya pada sore-awal malam," tulisnya.
Sementara itu, BMKG di laman resminya memperlihatkan bahwa seluruh wilayah di Jateng akan terjadi hujan pada siang dan malam hari.
Baca juga: Siklon Tropis Goni Bergerak Menjauhi Indonesia, BMKG Tetap Minta Warga Waspada Hujan Lebat
Baca juga: Warga Cilacap Diimbau Terus Mewaspadai Banjir, BMKG Sebut Hujan Masih Sering Terjadi Akibat La Nina
Baca juga: BMKG: Dampak Tertinggi Akibat La Nina di Jateng Bagian Selatan, Seperti Cilacap dan Banyumas
Suhu udara mencapai 20-32 derajat Celcius. Kelembaban udara di seluruh wilayah berkisar antara 60 hingga 95 persen.
Beberapa wilayah yang mengalami hujan di antaranya Banjarnegara, Cilacap, Purbalingga, juga Purwokerto. Hujan diperkirakan terjadi malam hari.
Sementara, saat siang, empat wilayah ini mengalami awan tebal.
BMKG telah mengeluarkan informasi prakiraan awal musim hujan tahun 2020 dan masa peralihan dari kemarau ke penghujan.
"Diprediksikan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia akan memasuki periode awal musim hujan mulai akhir bulan Oktober-November 2020," ungkap Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto melalui Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Semarang Iis Widya Harmoko, Selasa (22/9/2020).
"Selama bulan September-Oktober ini, periode peralihan musim (pancaroba) dari kemarau ke penghujan masih berlangsung di beberapa wilayah Indonesia di mana kondisi hujan tidak merata dapat terjadi dengan intensitas sedang hingga lebat dalam durasi singkat," imbuhnya.
Ia juga mengatakan bahwa masyarakat perlu mewaspadai potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat dalam durasi singkat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, angin puting beliung, bahkan fenomena hujan es. (tribunjateng/rez)
Baca juga: Tower SUTET di Tersono Batang Ambruk, Dua Petani Terluka
Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Senin 2 November 2020 Rp 1.972.000 Per 2 Gram
Baca juga: Jadwal Acara TV Hari Ini, Senin 2 November 2020: Ada Film The Accidental Spy di TransTV