Berita Batang

Tower SUTET di Tersono Batang Ambruk, Dua Petani Terluka

Tower SUTET 500 KV yang ada di areal perwasahan itu ambruk saat pekerjaan melakukan pemasangan jaringan.

Penulis: budi susanto | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Tower SUTET 500 KV ambruk di areal perwasahan Desa Kubumen, Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang, Minggu (1/11/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG - Dua petani asal Desa Kubumen, Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang, terluka setelah tertimpa tower saluran utama tegangan ekstra tinggi (SUTET) yang roboh, Minggu (1/11/2020) siang.

Tower SUTET 500 KV yang ada di areal perwasahan itu ambruk saat pekerjaan melakukan pemasangan jaringan.

Informasi yang dihimpun Tribunbanyumas.com, insiden tersebut terjadi lantaran pekerja terlalu kencang memasang kabel jaringan listrik antar tower.

Hal itu mengakibatkan tower tidak kuat menahan tarikan kabel sehingga sayap tower tertarik dan roboh.

Tower SUTET itu dibangun untuk jaringan listrik Batang hingga Ungaran, dikerjakan oleh PT Energy Indonesia Perkasa.

Baca juga: 37.605 Alat Peraga Kampanye di 21 Kabupaten/Kota di Jateng Ditertibkan

Baca juga: Kasus Covid-19 Nakes di Kabupaten Pekalongan Bertambah, Kali Ini 2 Orang dari Puskesmas Kajen 1

Baca juga: Uniknya Lomba Sound System di Banyumas: Obati Kerinduan pada Gelaran Konser di Tengah Wabah Covid-19

Baca juga: Pastikan Kesehatan Pengungsi, BPBD Banyumas Siagakan Tim Medis di Setiap Pengungsian di Kemranjen

Saat kejadian, dua petani bernama Fahrudin (55) dan Turyati tengah bekerja di sawah di area jangkauan tower.

Fahrudin mengalami luka sobek pada mata kanan bagian bawan. Sementara Turyati (57), shock dan harus dilarikan ke RSUD Limpung Kabupaten Batang.

Manager PLN UP3 Pekalongan Joko Widayat saat dihubungi awak media, menjelaskan, pihaknya baru menerima informasi tersebut.

"Kami baru mengetahui informasi (tower ambruk) tersebut. Terkait insiden pemasangan jaringan, kami tidak tahu persis karena bukan PLB UP3 Pekalongan yang mengerjakan," jelas Joko lewat sambungan telepon.

Sementara itu, Kapolsek Tersono AKP Akhmad Almunafisi, membenarkan adanya insiden yang mengakibatkan dua petani tersebut.

"Benar, tower SUTET di areal persawahan Desa Kubumen rubuh. Dan ada dua warga yang dirawat. Namun, kondisi keduanya sudah mulai membaik," imbuhnya.

Kabar dua petani terluka akibat tertimpa tower SUTET yang roboh juga diterima Bupati Batang Wihaji.

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Senin 2 November 2020 Rp 1.972.000 Per 2 Gram

Baca juga: Jadwal Acara TV Hari Ini, Senin 2 November 2020: Ada Film The Accidental Spy di TransTV

Baca juga: Jelang Pemungutan Suara 3 November, Hasil Jajak Pendapat: Joe Biden Raih 51 Persen Suara dari Trump

Baca juga: Siklon Tropis Goni Bergerak Menjauhi Indonesia, BMKG Tetap Minta Warga Waspada Hujan Lebat

Menurutnya, hal terpenting saat ini, yaitu keselamatan dua petani tersebut.

"Yang terpenting, kondisi dua warga itu dulu. Untuk itu, setelah menerima laporan, kami langsung memastikan keadaan mereka. Kami sudah menghubungi mereka, dan keduanya dalam kondisi baik," ujarnya, Minggu malam. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved