Berita Banyumas

Uniknya Lomba Sound System di Banyumas: Obati Kerinduan pada Gelaran Konser di Tengah Wabah Covid-19

Ajang ini tak sekadar melombakan kualitas sound system tetapi juga ajang silaturahim para pengusahanya.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Pandemi Corona mengakibatkan industri hiburan, semisal konser musik, terpaksa terhenti.

Penyelenggaraannya yang mengundang massa berpotensi menjadi media penyebaran Covid-19.

Kondisi ini tentu membuat peralatan yang biasa digunakan, nganggur. Termasuk, perlengkapan sound system.

Untuk menggugah kembali semangat para pelaku usaha persewaan sound system, Batalyon Infanteri 405/Surya Kusuma bersama New Velicia menyelenggarakan 'Lomba Sound Balap Nasional'.

Ajang ini tak sekadar melombakan kualitas sound system tetapi juga ajang silaturahim para pengusahanya. Ajang ini terbuka bagi pelaku usaha sound system dari seluruh Indonesia.

Baca juga: Tak Pakai Masker, 4 Wisatawan di Kota Lama Semarang Reaktif Covid-19

Baca juga: Tol Solo-Yogya Yang Terkoneksi hingga Cilacap Diharapkan Dongkrak Ekonomi Kawasan Selatan Jateng

Baca juga: Pastikan Kesehatan Pengungsi, BPBD Banyumas Siagakan Tim Medis di Setiap Pengungsian di Kemranjen

Baca juga: Hasil Seleksi CPNS Banyumas Diumumkan, Peserta Tak Lolos Diberi Waktu 3 Hari Ajukan Masa Sanggah

Lomba ini digelar di Lapangan Batalyon Infanteri 405/Surya Kusuma di Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Minggu (1/11/2020).

"Lomba Sound Balap Nasional ini baru pertama diselenggarakan, sekaligus memecahkan rekor MURI untuk peserta terbanyak, dengan 111 peserta," ujar Komandan Batalyon Infanteri 405/Surya Kusuma, Letkol Inf Kresna Santy Dharma kepada Tribunbanyumas.com, Minggu (1/11/2020).

Ada beberapa kriteria penilaian yang ditekankan, yakni kualitas suara sound bass, tampilan sound, dan kekompakan kru.

Tiga kriteria tersebut menjadi faktor utama bagi juri untuk memilih pemenang.

"Ini juga dalam rangka memperingati HUT ke-75 TNI sekaligus HUT ke-67 Batalyon 405 Surya Kusuma," tambahnya.

Meskipun memecahkan rekor MURI dengan peserta terbanyak, Komandan Batalyon Infanteri 405/Surya Kusuma memastikan bahwa semua berjalan sesuai protokol kesehatan.

Ada pemeriksaan ketat suhu tubuh kru. Jika ditemukan ada yang tak bermasker akan dikeluarkan dari arena lomba.

Kresna mengatakan, peserta lomba ini tak hanya dari Jawa Tengah tetapi juga Jaa Barat, bahkan luar Pulau Jawa semisal Lampung, Bali, hingga Nusa Tenggara Barat.

Baca juga: Banjir Belum Juga Surut, PMI Banyumas Galang Donasi Uang dan Barang. Bisa Dikirim ke Alamat Berikut

Baca juga: Jadi Penyelamat di Laga Kontra West Ham United, Diogo Jota Bawa Liverpool Puncaki Klasemen Sementara

Baca juga: Portina Jateng Siap Populerkan Lagi Olahraga Tradisional, Ada Gobak Sodor, Benteng, dan Sunda Manda

Baca juga: Video Hujan Deras Picu Tanah Longsor di Kebumen

Ada dua kategori yang dilombakan, yaitu sound dengan tegangan 5.000 watt dan 10.000 watt.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved