Berita Sejarah
Lahir 92 Tahun Lalu, Ini Sejarah Sumpah Pemuda
Momentum Sumpah Pemuda menjadi salah satu titik balik perjalanan bangsa Indonesia menuju Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 1945.
Ketika Kongres Indonesia Muda kedua (Kongres Pemuda II) diselenggarakan pada 1928, bahasa Melayu sudah lama menjadi bahasa pergaulan yang dipakai secara luas di seluruh kepulauan Nusantara.
Namun, saat itu, kedudukan bahasa Melayu belum kuat. Sebagian ahli Belanda menganjurkan agar bahasa Belanda menjadi bahasa resmi di seluruh Indonesia (dipakai seluruh penduduk Bumiputera).
Tapi, ada juga ahli Belanda yang menganggap bahasa Belanda itu begitu tinggi sehingga tidak pantas dipakai oleh kaum inlander (Indonesia).
Baca juga: Beli Emas Pegadaian Mulai Rp 5 Ribu Kini Bisa Lewat Shopee, Begini Caranya
Baca juga: Pakai Tinta dari Jepang, Alquran Menara Akan Mulai Ditulis Hari Ini
Baca juga: Hilang Sejak Minggu, Sukimin Ditemukan Tewas di Selokan LIK Bugangan Baru Kota Semarang
Baca juga: Pria di Kudus Bunuh Selingkuhan di Hotel: Berawal dari Reuni, Sempat Tunggui Jenazah Berjam-jam
Karena ada perbedaan paham ini maka pemerintah kolonial Belanda tidak segera sampai pada kebijakan untuk menjadikan bahasa Belanda sebagai bahasa resmi satu-satunya.
Padahal, sebelumnya, Perancis dan Inggris mewajibkan bahasanya diterapkan di daerah jajahannya. Namun, kebijakan Belanda itu justru membuat bahasa Melayu memiliki kesempatan menjadi bahasa Indonesia.
Detik-detik Sumpah Pemuda
Kongres Pemuda II diselenggarakan pada 27-28 Oktober 1928. Kongres itu melahirkan sebuah deklarasi yang dikenang hingga saat ini.
Tokoh yang berjasa dalam merumuskan deklarasi itu adalah Moh Yamin.
Saat kongres berlangsung, dia menuliskan gagasan "Sumpah Pemuda" dalam sebuah kertas.
Kertas itu kemudian dia sodorkan kepada Soegondo Djojopoespito, yang saat itu menjabat Ketua Kongres.
"Ik heb een eleganter formulering voor de resolutie (Saya punya rumusan resolusi yang elegan)," kata Yamin kepada Soegondo, dikutip dari buku Mengenang Mahaputra Prof Mr H Muhammad Yamin Pahlawan Nasional RI (2003).
Teks Sumpah Pemuda
Deklarasi bernama Sumpah Pemuda itu lahir setelah para peserta menyatakan sebuah kesepakatan bersama akan pentingnya persatuan pemuda.
Baca juga: Libur Akhir Pekan Tetap Beroperasi, Berikut Jadwal Samsat Keliling di Kota Tegal Hari Ini
Baca juga: Harga Emas di Pegadaian Hari Ini, Rabu 28 Oktober 2020 Rp 2.034.000 Per 2 Gram
Baca juga: Beny Tjokro Divonis Seumur Hidup Kasus Korupsi Jiwasraya, Wajib Bayar Uang Pengganti Rp 6 Triliun
Baca juga: Jasa Marga Prediksi Puncak Arus Mudik Libur Akhir Pekan Terjadi Besok, Ini yang Mereka Siapkan
Adapun istilah Sumpah Pemuda sendiri tidak muncul dalam putusan kongres tersebut, melainkan diberikan setelahnya.
Berikut ini isi teks keputusan Kongres Pemuda II:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/peserta-sumpah-pemuda-28-oktober-1928.jpg)