Banyumas
Orang Meninggal Pesan Bunga, Kisah Mistis Toko Bunga Tertua di Purwokerto
Tri Djoedik (73), pemilik Toko Bunga Semerbak Purwokerto, menceritakan kisah mistis saat melayani pelanggan beda alam, Selasa (14/4/2026).
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: Daniel Ari Purnomo
Ringkasan Berita:
- Toko Bunga Semerbak di Purwokerto milik Tri Djoedik Soekadi (73) telah berdiri sejak tahun 1979 dan masih eksis hingga kini.
- Selama 46 tahun berjualan, Tri kerap mengalami kejadian mistis tak masuk akal, terutama saat memasuki era 1990-an.
- Kejadian aneh meliputi pemuda korban kecelakaan pesan bunga, arwah pesan buket untuk pacar, hingga orang meninggal pesan hiasan peti jenazahnya sendiri.
- Meski sering berhadapan dengan hal gaib, Tri mengaku tidak takut karena terbiasa tirakat puasa.
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Sore itu, rintik hujan mulai mengguyur kawasan Kota Purwokerto, Selasa (14/4/2026).
Di sebuah sudut tak jauh dari pusat kota, tampak Tri Djoedik Soekadi (73) sedang asyik duduk bersantai di dalam toko bunganya.
Lokasi tempat usahanya ini berjarak sekitar 300 meter arah utara dari Alun-alun Kota Purwokerto.
Baca juga: Ratusan Karangan Bunga dan Janur Kuning Warnai Peristirahatan Terakhir Sang Taipan Bambang Hartono
Kedua tangannya terlihat sangat sibuk memetik helaian bunga pikok yang biasa dijadikan sebagai bahan utama dalam pembuatan karangan bunga.
Tri merupakan pemilik resmi dari Toko Bunga Semerbak, sebuah kios bunga legendaris dan tua yang umurnya telah menginjak 46 tahun lantaran berdiri sejak tahun 1979 silam.
Hingga detik ini, pamor toko bunganya tersebut masih terus eksis melayani dan menerima banyak sekali pesanan pelanggan, baik berupa karangan bunga papan maupun buket bunga tangan.
Namun, di balik kesuksesannya mempertahankan bisnis lintas generasi ini, ada banyak kisah unik yang dialami oleh Tri.
Hal itu termasuk rentetan cerita tak masuk akal atau berbau mistis selama ia puluhan tahun berjualan bunga.
Pengalaman Mistis Perdana
Cerita-cerita bernuansa gaib itu paling banyak dialaminya saat memasuki era tahun 1990-an.
Tri pun tak ragu membagikan penggalan cerita misteri tersebut kepada tribunbanyumas.com.
Cerita pertama yang diingatnya, menurut penuturan Tri, berawal ketika ada seorang pemuda datang berkunjung ke tokonya pada sore hari sekira pukul 17.00 WIB.
Pemuda misterius itu memiliki ciri-ciri berambut panjang sebahu, mengenakan baju bermotif kotak-kotak, dan saat ditanya ia mengaku beralamat di wilayah Tanjung.
Pria tersebut memesan sebuah karangan bunga yang bentuknya bulat.
Tanpa banyak basa-basi, ia langsung membayar lunas pesanannya tersebut secara tunai.
Namun keanehan mulai terjadi. Tepat setelah waktu magrib tiba, ada seorang perempuan yang datang ke toko untuk memesan karangan bunga, anehnya dengan tujuan alamat pengiriman yang persis sama.
| Kisah Syekh Maulana Maghribi di Baturraden Diangkat Lewat Animasi AI |
|
|---|
| Rampas Tas Berisi Makeup, Jambret Asal Cilongok Bikin Korban Pingsan |
|
|---|
| Kholid Tepis Cibiran Orang Lewat 100 Porsi Rica Entok di Desa Baseh |
|
|---|
| Agus Sriyono Soroti Alasan Warga Tak Urus Akta Kematian di Banyumas |
|
|---|
| Abdul Kholik Dorong Konsep Rumah Susun Bagi Warga Purwokerto |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260414-toko-bunga-semerbak.jpg)