Banyumas
Sembuhkan Vertigo 10 Tahun, Lilih Buka Mandi Uap Ala Kuda di Banyumas
Unik, Mandi Uap Ala Kuda di Cilongok Banyumas lari manis diserbu warga. Gunakan 11 rempah, tarifnya bayar seikhlasnya, Rabu (20/5).
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: Daniel Ari Purnomo
Ringkasan Berita:
- Mandi Uap Ala Kuda milik Hj Lilih Setyawati di Desa Panembangan, Banyumas, menjadi destinasi wisata kesehatan yang digemari semua usia.
- Terinspirasi dari metode penyembuhan kuda balap yang masuk angin di Kebumen, spa tradisional ini memanfaatkan uap dari 11 jenis rempah rahasia.
- Uniknya, pemilik tidak mematok tarif komersial bagi pengunjung, dan menyarankan mereka aktif bergerak selama proses penguapan di dalam ruangan.
TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Aroma rempah-rempah yang kuat seketika memanjakan hidung saat pintu ruangan yang penuh uap dibuka. Dari dalam ruangan itu, Suhelti (55) melangkah keluar dengan wajah yang berseri-seri dan tampak sangat segar.
Selama kurang lebih 10 menit, dirinya berada di dalam ruang tertutup yang dipenuhi uap hangat dari aroma 11 jenis rempah-rempah pilihan. Ternyata, fasilitas ramuan itu adalah tempat spa tradisional bernama 'Mandi Uap Ala Kuda' milik Hj Lilih Setyawati.
Mandi uap ala kuda tersebut kini menjadi salah satu destinasi wisata kesehatan alternatif yang berlokasi di Desa Panembangan RT 03 RW 03, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas. Jarak dari ruas Jalan Raya Tegal-Purwokerto menuju ke lokasi asri ini kurang lebih hanya 2,7 kilometer, atau dapat ditempuh dengan perjalanan berkendara selama 6 menit saja.
Baca juga: Pengemudi Vertigo, Mobil Tabrak Pelajar dan Seruduk Pemotor di Dekat Taman Indonesia Kaya Semarang
"Ini yang kedua kali. Pertama kali ke sini rasanya enak pas pulang dan punggung saya yang sakit jadi sembuh," kata Suhelti, seorang warga Desa Sudimara, kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (20/5/2026).
"Alhamdulillah, setelah mandi uap ala kuda, sekarang bangun tidur badan terasa enak dan ringan. Sebelumnya sering kaku dan pegal-pegal," ujarnya dengan tersenyum.
Suhelti menambahkan, merasakan mandi uap ala kuda juga menjadi sebuah pengalaman baru yang sangat menyenangkan bagi dirinya. Saat berada di dalam ruangan, seluruh tubuhnya diselimuti uap hangat yang memancarkan wangi rempah-rempah yang sangat pekat. Dampaknya, tubuhnya segera mengeluarkan keringat deras dan ia merasa rileks seperti sedang dipijat.
"Memang kalau lagi di dalam, bagian tubuh yang sakit harus digerakkan. Kalau digerakkan, badan akan terasa lebih enak," katanya membagikan tips.
"Pas buka di sini, alhamdulillah respon masyarakat baik dan bagus. Sekarang usaha saya masuk daftar wisata Minapadi Desa Panembangan," katanya ramah.
Lilih memaparkan, mandi uap ala kuda ini diklaim memiliki banyak sekali manfaat kesehatan, terutama bagi para penderita penyakit diabetes, stroke, darah tinggi, asam urat, ambeien, obesitas, gangguan ginjal, dan berbagai penyakit lainnya. Dia bahkan mengaku telah merasakan sendiri khasiat luar biasa dari terapi rempah tersebut. Sebab, dirinya semula merupakan seorang penderita penyakit vertigo akut hingga intensitasnya sering membuat muntah-muntah.
"Almarhum kakak saya yang menyarankan membuka mandi uap ala kuda untuk diri sendiri dan orang lain. Saya yang 10 tahun sudah menderita vertigo menjadi sembuh," ungkapnya terbuka.
Dirinya menjalin sistem kemitraan waralaba (franchise) mandi uap ala kuda ini dengan seorang tokoh yang akrab disapa Pak Haji di wilayah Kabupaten Kebumen. Pak Haji tersebut diketahui memiliki koleksi kuda balap, dan metode penguapan ini sebelum akhirnya diterapkan dengan aman ke tubuh manusia, terlebih dahulu diuji coba langsung ke hewan kuda.
"Kuda-kudanya pak haji masuk angin dan gak sembuh-sembuh. Tapi setelah diuap mereka menjadi sembuh," ungkapnya mengisahkan cerita masa lalu.
Menurut penjelasan Lilih, setelah formula uap tersebut dicoba ke tubuh manusia yang sedang menderita sakit, ternyata banyak dari mereka yang kemudian berangsur sembuh. Seluruh bahan baku utama untuk memproduksi kepulan uap hangat tersebut murni menggunakan racikan 11 rempah-rempah rahasia.
"Selain itu, saat mandi uap badan harus bergerak terus, dikatakan ala kuda juga karena itu," katanya menambahkan alasan logis pemilihan nama.
Mengenai biaya, Lilih mengaku sama sekali tidak mematok tarif komersial khusus bagi siapa saja yang ingin mencoba terapi mandi uap ala kuda miliknya.
| Mimpi Nenek Kranggan Soal Rujak Mentah Bikin Geger Jalur Pekuncen |
|
|---|
| Hindari Macet Half Marathon, Daop 5 Purwokerto Ingatkan Rute Alternatif |
|
|---|
| Suporter Kocar-kacir, Polisi Sita 47 Kendaraan Knalpot Brong Purwokerto |
|
|---|
| Gandeng Bank Jateng dan Bulog, Jatam Muhammadiyah Latih 88 Petani Muda |
|
|---|
| Tak Masuk PAD Banyumas, DPRD Soroti Tiket Wanawisata Milik Perhutani |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260520-suasana-tempat-spa-tradisional-mandi-uap-ala-kuda-cilongok-banyumas.jpg)