Liga 1 2020
Persiapan Mepet, PSIS Semarang Siap Ambil Risiko Bila Digelar Awal November
General Manager PSIS Semarang, Wahyu Liluk Winarto juga belum mengetahui kapan akan memanggil kembali pemain ke Semarang untuk melakukan persiapan.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: deni setiawan
"Kalau sudah clear (kepastian kompetisi bisa jalan), kami lalukan pemanggilan."
"Jika Liga 1 jadi, kami memang kemungkinan persiapan mepet."
"Konsekuensinya memang begitu."
"Kami tidak mau lagi persiapan panjang, ternyata H-2 saja bisa dinyatakan batal."
"Untuk saat ini, kami tidak bisa memastikan apakah kompetisi ini jalan atau tidak," tambahnya.
Di sisi lain, keputusan PSIS Semarang meliburkan sementara tim juga untuk menekan angka pengeluaran operasional tim.
Liluk mengakui, PSIS saat ini mengalami kesulitan keuangan karena kompetisi yang berlarut-larut mengalami penundaan.
"Kami kalau mengumpulkan terus terang anggaran operasional kan kecil."
"Apalagi soal keuangan, kami rasa semua klub mengalami kesulitan."
"Makanya kami juga belum berani mengambil risiko untuk mengumpulkan terlebih dahulu."
"Takutnya seperti kemarin (penundaan--red)," ucapnya. (F Ariel Setiaputra)
Baca juga: Muncul Klaster Demonstrasi, Dinkes Kota Semarang Catat Ada 10 Buruh Positif Covid-19
Baca juga: Sidak Di Toko Emas Kranggan Semarang, Menteri Perdagangan Temukan Kadar Emas Tak Sesuai Label
Baca juga: Mulai Dicek Penerapan Protokol Kesehatannya, Gedung Bioskop di Kota Semarang Segera Buka Lagi
Baca juga: Niat Ingin Memasak, Tubuh Warga Tambakaji Semarang Ini Justru Terbakar setelah Tabung Elpiji Meledak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/gm-psis-semarang-wahyu-liluk-winarto__1.jpg)