Breaking News:

Liga 1 2020

Persiapan Mepet, PSIS Semarang Siap Ambil Risiko Bila Digelar Awal November

General Manager PSIS Semarang, Wahyu Liluk Winarto juga belum mengetahui kapan akan memanggil kembali pemain ke Semarang untuk melakukan persiapan.

TribunBanyumas.com/Franciskus Ariel Saputra
GM PSIS Semarang, Wahyu 'Liluk' Winarto. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - PSIS Semarang harus berani mengambil risiko persiapan mepet bila kompetisi Liga 1 2020 benar akan dilanjutkan.

Pasalnya sementara ini aktivitas tim ditiadakan total.

Para pemain maupun pelatih pun telah memilih kembali ke kampung halaman atau negara masing-masing.

Baca juga: Jadi Kapten saat Laga Timnas U-19 Kontra Makedonia Utara, Ini Komentar Pemain PSIS Pratama Arhan

Baca juga: Tak Ingin Di-PHP Lagi, PSIS Semarang Ingin PSSI Pastikan Izin Pertandingan Liga 1 dari Polri Turun

Baca juga: Dilema PSIS Semarang: Sudah Merugi Rp 7,5 Miliar, Tetap Rugi saat Liga 1 Dilanjutkan Ataupun Tidak

Baca juga: Tak Cuma Latihan Mandiri, Gelandang Muda PSIS Semarang Ini Juga Ikut Bertani di Tuban

Hal tersebut terhitung sejak 29 September 2020, Hari Nur Yulianto dan kawan-kawan menjalani latihan terakhir.

Itu seusai mendapat kabar Liga 1 kembali mengalami penundaan selama satu bulan ke depan.

Namun di pertengahan Oktober 2020, belum juga ada kabar kepastian Liga 1 bisa dijalankan kembali pada awal November 2020.

Federasi, dalam hal ini PSSI masih menantikan rekomendasi dari pihak kepolisian agar bisa menjalankan roda kompetisi.

General Manager PSIS Semarang, Wahyu Liluk Winarto juga belum mengetahui kapan akan memanggil kembali pemain ke Semarang untuk melakukan persiapan.

Pihaknya lebih memilih wait and see.

Sebab, tak ingin terulang kasus yang sama.

Halaman
123
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved