Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Target Bisa Tambah 6.000 UKM di Temanggung, Pendaftaran BPUM Diperpanjang Hingga Akhir November

11.000 UKM sudah mendaftarkan diri kepada Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Dinperindagkop UKM) Kabupaten Temanggung.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/SAIFUL MA'SUM
Kepala Dinperindagkop UKM Kabupaten Temanggung, Sri Hariyanto. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEMANGGUNG - Pemkab Temanggung menargetkan 17.000 pelaku usaha kecil mikro (UKM) mendapat bantuan permodalan usaha melalui program Bantuan Pemerintah untuk Usaha Mikro (BPUM) hingga November 2020.

Sebelumnya, 11.000 UKM sudah mendaftarkan diri kepada Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Dinperindagkop UKM) Kabupaten Temanggung.

Itu untuk diusulkan mendapatkan bantuan senilai Rp 2,4 juta pada tahap pertama.

Baca juga: Masyarakat Temanggung Bisa Tukar Botol Plastik Menjadi BBM di SPBU, Begini Syaratnya

Baca juga: Dinkes Temanggung: Petugas Kesehatan Masih Optimalkan Layanan Posyandu Secara Door to Door

Baca juga: Hindari Klaster Ponpes, Bupati Temanggung: Pengelola Ponpes Jangan Terima Tamu Terlebih Dahulu

Baca juga: KABAR BAIK! Petani Tembakau di Temanggung Bisa Tunda Bayar Kredit Hingga Setahun

Pihaknya menargetkan kembali 6.000 tambahan agar bisa mendaftar pada waktu perpanjangan hingga akhir November 2020.

Kepala Dinperindagkop UKM Kabupaten Temanggung, Sri Hariyanto mengatakan, pemerintah akan segera mengeluarkan surat edaran (SE) terkait perpanjangan pendaftaran BPUM itu.

Perpanjangan dilakukan setelah Kementerian Koperasi (Kemenkop) baru mendata 9,1 juta UKM dari total target 12 juta UKM yang diproyeksikan mendapatkan BPUM.

Dengan data tersebut, masing-masing pemerintah daerah diinstruksikan memperpanjang waktu pendaftaran para UKM yang belum masuk dalam pendataan.

"Ini upaya yang harus dilakukan supaya UKM yang terdampak Covid-19 bisa dapat bantuan modal usaha kembali."

"Sebelumnya sudah terdata ada 11 ribu UKM sudah diajukan dan diverifikasi."

"Realisasinya baru 7.000 UKM."

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved