Penanganan Corona
Hindari Klaster Ponpes, Bupati Temanggung: Pengelola Ponpes Jangan Terima Tamu Terlebih Dahulu
Bupati Khadziq menjelaskan, sebelumnya 3 santri di sebuah pondok pesantren di Kabupaten Temanggung terkonfirmasi Covid-19.
Penulis: Saiful Masum | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, TEMANGGUNG - Bupati Temanggung, Muhammad Al Khadziq mengambil langkah cepat untuk mengantisipasi terjadinya klaster baru dalam penyebaran Covid-19.
Khususnya pondok pesantren (ponpes) yang telah ditemukan 3 santri terpapar virus corona.
Khadziq menjelaskan, sebelumnya 3 santri di sebuah pondok pesantren di Kabupaten Temanggung terkonfirmasi Covid-19.
• KABAR BAIK! Petani Tembakau di Temanggung Bisa Tunda Bayar Kredit Hingga Setahun
• 778 Tes Swab Tiap Pekan, Dinkes Temanggung Terapkan Jangkauan Tracing Lima Ring, Ini Maksudnya
• Klaster Ponpes Juga Muncul di Cilacap, 26 Santri Dinyatakan Positif Covid-19
• Disdikbud Kota Tegal: Mayoritas Siswa SMP Sudah Terima Subsidi Kuota Internet 35 GB
Pihaknya telah melakukan tracing dan tes swab terhadap santri maupun pengurus yang disinyalir kontak erat dengan pasien.
Hasilnya semua negatif, sedangkan 3 santri itu saat ini dilakukan isolasi mandiri di lingkungan pondok.
"Ada pondok ditemukan 3 positif Covid-19 dan kami lakukan swab namun tidak ditemukan," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (6/10/2020).
Guna mencegah penyebaran corona di lingkungan ponpes, Khadziq mengimbau agar pengurus masing-masing pondok meningkatkan kewaspadaan.
Seperti contoh mengetatkan protokol kesehatan, membatasi kegiatan, mewajibkan pakai masker setiap kegiatan, serta menghindari kerumunan dengan mengatur jarak.
Selain itu, ia juga meminta agar pengelola ponpes tidak menerima tamu dari luar daerah sementara waktu.
Begitu halnya para santri agar tidak diperkenankan keluar pondok tanpa kebutuhan mendesak.
Beberapa instruksi itu dimaksudkan agar penyebaran Covid-19 di lingkungan santri bisa dicegah dan diminimalisir.
"Kami sudah minta semua ponpes meningkatkan kewaspadaan."
"Kami mohon semua agar santri-santrinya tidak keluar masuk dan tidak menerima tamu dari luar daerah sementara waktu," terangnya.
Sementara itu, Satgas Covid-19 Temanggung terus menggencarkan upaya pencegahan penyebaran Covid-19.
Termasuk mengoptimalkan pengambilan sampel tes swab kepada masyarakat yang kontak erat dengan pasien.