Berita Banjarnegara

Layang-layang Motif Batik Hiasi Langit Banjarnegara, Diterbangkan Para Pendamping Desa

Di antara lokasi penerbangan layang-layang berada di Lapangan Rawa Lutung, Desa Pagak, Kecamatan Purwareja Klampok.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
PEMKAB BANJARNEGARA
Seorang pendamping desa hendak menerbangkan layang-layang di Lapangan Rawa Lutung, Desa Pagak, Kecamatan Purwareja Klampok, Kabupaten Banjarnegara, Selasa (6/10/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Ada pemandangan tak biasa di langit Banjarnegara pada Selasa (6/10/2020).

Sebanyak 50 layang - layang diterbangkan secara serentak oleh para penerbang dari sejumlah desa di Kabupaten Banjarnegara.

Uniknya, layang-layang yang diterbangkan tak biasa karena memiliki motif batik.

Sempat Tergerus Air Sungai, Jembatan Permanen Kali Bojong Banjarnegara Selesai Dibangun Lagi

Hindari Klaster Ponpes, Bupati Temanggung: Pengelola Ponpes Jangan Terima Tamu Terlebih Dahulu

Tersangka Beri Uang Jajan Rp 50 Ribu Seusai Cabuli Gadis Bawah Umur di Wangon Banyumas

Kisah Heroik Usman dan Harun, Pahlawan Asal Purbalingga yang Mati Digantung di Penjara Singapura

Layang batik dengan ragam motif cantik itu pun tampak menghiasi angkasa.

Mereka yang menerbangkan layang-layang juga kompak mengenakan seragam batik.

Kegiatan ini dimotori para pendamping desa Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) yang tersebar di 20 kecamatan di Kabupaten Banjarnegara.

Di antara lokasi penerbangan layang-layang berada di Lapangan Rawa Lutung, Desa Pagak, Kecamatan Purwareja Klampok.

Peserta kegiatan, Hafid Lukmansah mengaku tidak sulit menerbangkan layang- layang di wilayahnya karena kondisi angin cukup mendukung.

"Sehari - hari juga banyak anak kecil yang menerbangkan di Lapangan Rawa Lutung," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (6/10/2020).

Arif Nurul Huda, Koordinator Tenaga Ahli Kabupaten Banjarnegara sekaligus ketua panitia penerbangan layang-layang batik menjelaskan, ini merupakan program nasional Kemendes PDTT.

Kegiatan ini sebagai upaya meningkatkan serta mendorong gerakan bangga menggunakan batik.

Acara ini sekaligus memecahkan rekor MURI dengan kategori Menerbangkan Layang - Layang dengan Motif Batik Secara Virtual Bersama Gus Menteri Desa Abdul Halim Iskandar.

Kades Pagak, Sudarwo mengapresiasi pelaksanaan penerbangan layang- layang di desanya.

Dia berharap, kegiatan itu turut mendukung kunjungan masyarakat di Desa Wisata Pagak. (Khoirul Muzakki)

Tunggu Hasil Uji Swab, Balita Usia Satu Tahun Masih Isolasi Mandiri di Ponpes Karangsuci Purwokerto

Terungkap, Ini Otak Dibalik Penampilan Ciamik Tim yang Diasuh Juergen Klopp Hingga 2018

Siswa di Empat SMP di Kota Tegal Sama Sekali Belum Terima Subsidi Kuota

11 Oktober Fenomena Hari Tanpa Bayangan di Purwokerto, Berlangsung Selama Delapan Detik

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved