Breaking News:

Berita Tegal

Cek Protokol Kesehatan, Pabrik Obat Nyamuk King Kong Disidak Forkopimda Kota Tegal, Ini Hasilnya

Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi mengatakan, kedatangannya ke pabrik-pabrik untuk mengecek penerapan protokol kesehatan di kalangan karyawan.

TRIBUN BANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi berbincang dengan karyawan Pabrik Obat Nyamuk King Kong Kota Tegal, Jumat (2/10/2020). Itu sekaligus pengecekan penerapan protokol kesehatan di pabrik tersebut. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Wakil Wali Kota Tegal, Muhamad Jumadi bersama Kapolres Tegal Kota AKBP Rita Wulandari Wibowo dan Dandim 0712 Tegal Letkol Inf Sutan Pandapotan Siregar, meninjau penerapan protokol kesehatan di Pabrik Obat Nyamuk King Kong atau PT Menara Laut Kota Tegal, Jumat (2/10/2020).

Jumadi mengatakan, kedatangannya ke pabrik-pabrik untuk mengecek penerapan protokol kesehatan di kalangan karyawan.

Semua Negatif Covid-19, Tes Swab Keluarga Penyelenggara Konser Dangdut di Kota Tegal

Tak Cuma Janda Bolong yang Ngetren, Dua Tanaman Hias Ini Juga Lagi Diburu Masyarakat Kota Tegal

Pemkot Tegal Peroleh Kas Daerah Rp 2,9 Juta, Ada 623 Pelanggar, Operasi Yustisi Selama Dua Pekan

Kepala SDN Mangkukusuman 5 Meninggal Karena Covid-19, Dinkes Kota Tegal: Seusai dari Purwokerto

"Pandemi ini belum berakhir, jadi kami datang untuk melihat," kata Jumadi kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (2/10/2020).

Di hadapan puluhan karyawan, Jumadi berpesan untuk tetap semangat di masa pandemi Covid-19.

Dia mengatakan, semua harus tetap produktif dalam bekerja.

"Jadi zaman susah begini, pandemi belum berakhir, mending tetap produktif."

"Tetap bekerja, sehat, dan menghasilkan sesuatu untuk keluarga," ungkapnya.

Sementara Kapolres Tegal Kota, AKBP Rita Wulandari Wibowo berpesan, masyarakat harus berhati-hati dalam menyebarkan berita atau informasi di media sosial.

Dia mengatakan, harus berpikir sebelum menyebarkan.

Menurut AKBP Rita, terkadang banyak masyarakat tidak paham dengan informasi yang disebarkan.

Untuk itu perlu ada cross check sebelum meneruskan informasi atau berita.

"Kalau dahulu kami bicara, mulutmu harimaumu."

"Sekarang jempolmu bisa jadi harimaumu."

"Jangan sampai masyarakat meneruskan berita yang mengandung fitnah dan berita bohong," katanya. (Fajar Bahruddin Achmad)

Spanduk Kotak Kosong Dicopot Warga di Kebumen, Ini Komentar Bawaslu Jateng

Di Padang Golf Tapen Banjarnegara, Pelaku Ngaku Seorang Polisi, Pinjam Ponsel Lalu Dibawa Kabur

Bakal Ada Dua Ikon Baru di Sekitar Jembatan Bung Karno Purwokerto, Masih Proses DED

Ini Keprihatinan Pengrajin Batik Banjarnegara di Hari Batik Nasional

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved