Breaking News:

Berita Banyumas

Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Pemkab Banyumas Siapkan 3 Tempat Karantina OTG di Batturaden

Ada tiga tempat yang disiapkan, yaitu Pondok Slamet, Wisma Wijayakusuma, serta Balai Diklat. Ketiga tempat ini saling berdekatan.

TRIBUNBANYUMAS.COM/PERMATA PUTRA SEJATI
Para santri putri yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan menjalani karantina di Balai Diklat Baturraden antre mengikuti tes swab, Jumat (2/10/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas menyediakan rumah karantina khusus bagi santri positif Covid-19 tak bergejala. Dari data diketahui, hampir 95 persen santri yanga terpapar virus corona di Banyumas, berstatus orang tanpa gejala (OTG).

Kepala Pelaksana Harian (Kalahar) BPBD Banyumas Titi Puji Astuti mengatakan, tempat karantina khusus itu dipusatkan di Kecamatan Baturraden.

Ada tiga tempat yang disiapkan, yaitu Pondok Slamet, Wisma Wijayakusuma, serta Balai Diklat. Ketiga tempat ini saling berdekatan dan dekat tempat wisata.

Meski di area wisata, Titi memastikan, prosedur dan protokol kesehatan sudah disiapkan.

"Wisma wijayakusuma berada tepat di depan lokawisata Baturraden. Jadi, sudah kami atur, lewatnya belakang semua dan pintu depan tutup rapat," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (2/10/2020).

Bertambah Lagi, 136 Santri di Banyumas Positif Covid-19. Semua Tanpa Gejala

Klaster Ponpes di Karangsuci Banyumas Berawal dari 3 Santri Bergejala dan Positif Covid-19

17 Santri di Banyumas yang Sembuh dari Covid-19 Masih Jalani Karantina

Menurutnya, petugas yang mendampingi para santri yang menjalani karantina ini juga telah dibekali APD lengkap.

Wisma Wijayakusuma sendiri berkapasitas 80 orang dan saat ini telah terisi 43 penghuni.

"Pondok slamet memiliki kapasitas 88 orang," jelasnya.

Titi mengatakan, hingga hari ini, belum ada tambahan lokasi karantina bagi warga yang positif Covid-19 tanpa gejala.

Ketika ada lonjakan, masih ada ruang untuk ditempatkan pada tiga lokasi itu.

"Jika di Balai Diklat Baturraden berkurang, kapasitasnya bisa bertambah lagi," ujarnya. (Tribunbanyumas/jti)

Imbas Konser Dangdut, Pemkot Tegal Larang Warga Gelar Pesta Hajatan

Disdikbudpora Semarang Fasilitasi Siswa Tak Miliki HP dan Susah Sinyal, Belajar Lewat Siaran Radio

Penyidik Polda Limpahkan Berkas Kasus Konser Dangdut di Kota Tegal ke Kejati Jateng

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved