Berita Tegal

100 Orang Jalani Rapid dan Swab Seusai Konser Dangdut yang Digelar Wakil Ketua DPRD Kota Tegal

Setidaknya, ada 100 warga yang meliputi keluarga inti, panitia, dan tamu undangan telah menjalani tes swab usai konser dangdut digelar.

Editor: rika irawati
TRIBUN BANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Permintaan maaf Wakil Ketua DPRD Kota Tegal, Wasmad Edi Susilo, seusai menggelar hajatan sekaligus konser dangdut di Kota Tegal. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Konser dangdut yang digelar Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tegal Wasmad Edi Susilo berujung tes massal kepada warga.

Setidaknya, ada 100 warga yang meliputi keluarga inti, panitia, dan tamu undangan telah menjalani tes swab usai konser dangdut digelar.

"Hasil swab ada sekitar 100 orang masyarakat, habis hajatan, kami meminta untuk di-rapid dan swab. Jumlah keluarga kami enam, ditambah menantu satu, beserta panitia dan sebagian undangan. Alhamdulillah, sudah dinyatakan nonreaktif," kata Wasmad usai pemeriksaan sebagai tersangka di Mapolda Jawa Tengah, Rabu (30/9/2020).

Diperiksa 5 Jam, Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Akui Abaikan Perintah Batalkan Konser Dangdut

Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Gelar Konser Dangdut, Gubernur Jateng Tegur Dedy Yon Supriyono

Kapolsek Tegal Selatan Dinonaktifkan, Irjen Pol Argo Yuwono: Karena Ada Pembiaran Konser Dangdut

Dia mengaku, upaya testing tersebut merupakan permintaan sendiri dari dirinya maupun dari Pemerintah Kota Tegal.

Hal tersebut dilakukan agar tidak membuat resah warga yang hadir dalam acara hajatan tersebut.

Dia pun berharap, hasil dari tes swab tersebut tidak ada warga yang positif Covid-19.

"Saya kira, ini sudah kewajiban pemerintah kota (penanganan Covid-19). Itu sudah ada anggarannya," tandasnya.

Ketua DPD Partai Golkar Kota Tegal ini menyadari atas perbuatannya yang telah melanggar hukum karena menggelar pesta hajatan dengan konser dangdut dan tidak mengindahkan peringatan yang diberikan pihak kepolisian.

"Saya menyadari bahwa itu semua kelalaian saya, sehingga kami siap bertanggung jawab secara pribadi dalam rangka kejadian kemarin (konser dangdut)," ujarnya.

Dia berjanji akan kooperatif dalam menjalani proses hukum yang sedang berjalan atas perkara konser dangdut tersebut.

"Apapun keputusannya, nanti kami sebagai sohibul hajat sangat menghormati," ujarnya.

Suara Ledakan Terdengar di Paris, Gedung Bergetar dan Pertandingan French Open Dihentikan

Uji Klinis Vaksin Covid-19: 1.089 Sukarelawan Telah Disuntik Calon Vaksin

Adegan Penyiksaan Para Jenderal di Film G30S/PKI, Pakar Sejarah UGM: Itu Cacat Fakta

Hajar Tuan Rumah Brighton 0-3, Manchester United Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Sebelumnya diberitakan, pemeriksaan Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Wasmad Edi Susilo (WES) sebagai tersangka telah dilakukan penyidik Ditreskrimum Polda Jawa Tengah pada Rabu (30/9/2020).

Wasmad ditetapkan sebagai tersangka pada Senin (28/9/2020) atas perkara konser dangdut yang menyebabkan kerumunan.

Mengenakan setelan batik dan peci hitam, Wasmad menjalani pemeriksaan selama lima jam di Polda Jateng.

Usai diperiksa polisi, Wasmad menyampaikan permohonan maaf atas penyelenggaraan konser dangdut di tengah pandemi.

"Saya pribadi, sebagai sohibul hajat (yang punya hajat) menyampaikan permohonan maaf khususnya kepada Bapak Presiden RI Jokowi dan Polresta Tegal, jajaran Polda Jateng yang sudah memproses permasalahan ini secara profesional," ujarnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Usai Hadiri Konser Dangdut, 100 Warga Tegal Jalani Tes Swab". 

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved