Berita Pendidikan
Simulasi KBM Tatap Muka Dilanjut Pekan Depan, Gubernur Jateng: Jumlah Siswa dan Sekolah Ditambah
Dengan evaluasi yang menunjukkan hasil baik itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo akan kembali melanjutkan simulasi tatap muka di tujuh sekolah.
Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Simulasi belajar mengajar tatap muka di tujuh sekolah di Jawa Tengah berjalan sukses.
Oleh sebab itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo berencana menambah jumlah siswa di tujuh sekolah tersebut.
Termasuk juga menambah sekolah baru untuk melaksanakan simulasi tatap muka pada Oktober 2020.
• Ini Sikap Partai Golkar Jateng Pasca Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Ditetapkan Tersangka
• Cegah Penularan Melalui Klaster Keluarga, Pemprov Jateng Sudah List Hotel Sebagai Tempat Isolasi
• Ini Kejadian Pelanggaran Protokol Kesehatan, Dua Pekan Terakhir di Jateng, Kasus Terbaru di Brebes
• Ini Penjelasan Langsung Wali Kota Tegal Kepada Gubernur Jateng Soal Konser Dangdut
"Kami sudah evaluasi dan hasilnya cukup baik."
'Setelah dilakukan pengecekan, 97,4 persen ada dukungan orangtua, 95 persen pelaksanaan protokol kesehatan berjalan baik."
"Dan 82 persen komunikasi antara orangtua dan guru berjalan baik."
"Memang tetap harus diperbaiki, agar capaiannya bisa 100 persen," kata Ganjar kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (30/9/2020).
Dari hasil evaluasi itu, terdapat beberapa temuan yang menjadi catatan.
Seperti ada tiga siswa di Kabupaten Temanggung yang tinggal di pondok pesantren.
Lalu dua siswa di Wonosobo yang berangkat menggunakan angkutan umum.
"Solusinya sudah diambil dengan meminta mereka belajar jarak jauh."
"Nah temuan-temuan ini juga akan menjadi pertimbangan," imbuhnya.
Dengan evaluasi yang menunjukkan hasil baik itu, Ganjar akan kembali melanjutkan simulasi tatap muka di tujuh sekolah tersebut.
Bahkan, jumlah siswa yang mengikuti simulasi belajar tatap muka juga akan ditambah.
"Beberapa sekolah lain juga kami persiapkan untuk melaksanakan simulasi ini."