Breaking News:

Berita Tegal

Kadernya Jadi Tersangka, DPD Golkar Jateng Siap Beri Bantuan Hukum ke Wakil Ketua DPRD Kota Tegal

DPD I Golkar Jawa Tengah siap memberikan pendampingan hukum kepada Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Wasmad Edi Susilo yang kini jadi tersangka.

Editor: rika irawati
TRIBUN BANYUMAS/DINA INDRIANI
Ketua Harian DPD I Partai Golkar Jawa Tengah Wihaji 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG - Dewan Pimpinan Daerah Partai (DPD) I Golkar Jawa Tengah siap memberikan pendampingan hukum kepada Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Wasmad Edi Susilo terkait statusnya sebagai tersangka kasus penyelenggaraan konser dangdut di tengah pandemi Covid-19.

"Kami siap memberikan pendampingan hukum (kepada Ketua DPRD Kota Tegal, red.) apabila diminta oleh yang bersangkutan," kata Ketua Harian DPD I Partai Golkar Jawa Tengah Wihaji di Batang, dikutip dari Antara, Rabu (30/9/2020).

Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Wasmad Edi Susilo diketahui juga menjabat sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kota Tegal.

Ia mengatakan bahwa DPD Golkar Jateng akan berkomitmen memberikan pendampingan kepada kadernya apabila terkena kasus, kecuali bagi mereka yang tersangkut kasus korupsi.

Polisi Tetapkan Wasmad Edi Susilo Jadi Tersangka, Buntut Konser Dangdut di Kota Tegal

Ini Sikap Partai Golkar Jateng Pasca Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Ditetapkan Tersangka

Jadi Tersangka, Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Wasmad Hanya Dikenai Wajib Lapor

Kapolsek Tegal Selatan Dinonaktifkan, Irjen Pol Argo Yuwono: Karena Ada Pembiaran Konser Dangdut

DPD Partai Golkar Jateng, kata Wihaji, akan menyerahkan kasus itu sepenuhnya kepada aparat penegak hukum dan tidak akan melakukan intervensi.

"Silakan, proses hukum dilaksanakan, kami akan menghormati," kata Wihaji yang juga menjabat sebagai Bupati Batang itu.

Menurut dia, kasus ini merupakan kasus baru, yaitu pelanggaran protokol kesehatan yang dikenai pasal karantina kesehatan.

Kendati demikian, kata dia, DPD Golkar Jateng sudah mengeluarkan surat teguran keras kepada yang bersangkutan.

Jika tidak dihiraukan, bisa saja dilakukan pemecatan dari jabatannya.

"Sementara ini, kami hanya memberikan surat teguran, biar proses hukum berjalan. Semoga saja, hal ini tidak sampai tahap pemecatan," katanya.

BMKG Ingatkan Adanya La Nina Sepanjang September-November, Ini Wilayah yang Terdampak

Apresiasi Pengendara Bermotor Pakai Masker, Kapolres Kebumen Beri Duit dan Sayur

Bawaslu Demak Temukan 7.178 Pemilih Berpotensi Ganda di DPS Pilkada 2020, 8 Tercatat Belum Lahir

12 KK Korban Longsor di Desa Majatengah Banjarnegara Resmi Direlokasi ke Dusun Sida Makmur

Wihaji mengatakan bahwa penyelenggaraan konser dangdut di tengah pandemi, di Kota Tegal, merupakan preseden buruk sehingga kader Golkar jangan sampai melakukan hal yang sama.

"Ini menjadi pembelajaran penting karena suasana kebatinan masih pandemi Covid-19 dan pemerintah masih berusaha keras bagaimana cara untuk mencegah penyebaran virus ini," katanya.

Ia menegaskan bahwa Partai Golkar berkewajiban mendukung program pemerintah dalam penegakan, pencegahan, dan penanganan Covid-19. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved