Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Memasuki Pancaroba, Awas Cuaca Ekstrem di Kabupaten Batang

Dengan adanya cuaca ekstrem yang bisa sewaktu-waktu menimbulkan bencana, BPBD Kabupaten Batang mengimbau masyarakat untuk mewaspadainya.

Penulis: dina indriani | Editor: deni setiawan
BMKG
Informasi cuaca BMKG. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG - BPBD Kabupaten Batang meminta warga semakin mewaspadai cuaca ekstrem yang ditandai hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang.

"Karena ini masih berada di musim transisi antara musim kemarau menuju musim hujan."

"Dari BMKG sudah ada peringatan adanya cuaca ekstrem di beberapa daerah termasuk di Batang," tutur Sekretaris BPBD Kabupaten Batang, Slamet Maktub kepada Tribunbanyumas.com, Senin (28/9/2020).

Rumah Sakit di Batang Belum Miliki Bangsal Kejiwaan, Dinkes: Kami Temukan Ada 500 ODGJ

Polisi Tetapkan Wasmad Edi Susilo Jadi Tersangka, Buntut Konser Dangdut di Kota Tegal

Kisah Pelajar Berjuang Lawan Anemia Akut, Warga Singorojo Kendal Ini Bolak-Balik ke Rumah Sakit

Masih Berseteru Sejak Februari, Conor McGregor Minta Dana White Berhenti Berbohong

Slamet mengatakan, dengan adanya cuaca ekstrem yang bisa sewaktu-waktu menimbulkan bencana, BPBD mengimbau masyarakat untuk mewaspadainya.

"Peringatan imbauan ini tak lain agar masyarakat lebih waspada dan mengurangi risiko kebencanaan."

"Peringatan ini juga sudah disampaikan kepada aparatur kecamatan hingga desa juga relawan," ujarnya.

Dia menjelaskan, di Kabupaten Batang terdapat sembilan potensi bencana yang perlu diwaspadai.

"Dengan letak geografis wilayah Batang dari pantai sampai pegunungan, dipetakan ada sembilan ancaman bencana di Kabupaten Batang."

"Seperti banjir, rob, abrasi, angin puting beliung, longsor, gas beracun, gempa bumi, kekeringan, hingga kebakaran," jelasnya.

Untuk mengurangi risiko bencana, pihak BPBD Kabupaten Batang rutin melakukan kesiapsiagaan.

Yaitu dengan melakukan pelatihan mitigasi bencana kepada relawan maupun masyarakat.

"Kesiapsiagaan sangat diperlukan dan sangat membantu apabila menghadapi bencana mereka sudah siap."

"Sehingga dapat mengurangi risiko yang terjadi," pungkasnya. (Dina Indriani)

Ditolak Swab Massal Santri di Ponpes, Pemkab Banyumas Ganti Metode Screening Kesehatan

Ini Kejadian Pelanggaran Protokol Kesehatan, Dua Pekan Terakhir di Jateng, Kasus Terbaru di Brebes

Presiden Joko Widodo Bisa Tunda Pilkada 9 Desember 2020, Bahkan Tanpa Libatkan KPU Maupun DPR

Terancam Bakal Dipecat Karena Dianggap Membelot, Wakil Ketua PKB Kabupaten Semarang: Biasa Saja

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved