Breaking News:

Berita Kesehatan

Rumah Sakit di Batang Belum Miliki Bangsal Kejiwaan, Dinkes: Kami Temukan Ada 500 ODGJ

Kepala Bapelitbang Kabupaten Batang, Ari Yudianto mengatakan akan berusaha mengupayakan RS di Batang untuk bisa memiliki bangsal jiwa.

PEMKAB BATANG
Kepala Bapelitbang Kabupaten Batang, Ari Yudianto. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG - Dinkes Kabupaten Batang mencatat sudah ada sekira 500 kasus orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang ditemukan di wilayahnya.

Beberapa di antaranya juga ditemukan pada kasus ibu hamil yang juga rentan stres.

Namun dengan kasus yang sudah mencapai 500 orang tersebut, dari tiga rumah sakit di Batang baik umum maupun swasta belum ada yang memiliki bangsal jiwa.

"Tahun ini sudah ada sekira 500 ODGJ yang ditemukan."

"Kami harap di Batang ada bangsal jiwa yang bisa menampung," tutur Kasi P2PTM Dinkes Kabupaten Batang, Joko Prasetiyo kepada Tribunbanyumas.com, Senin (28/9/2020).

84 Bayi Meninggal di Batang, Data Periode Juli-Agustus 2020, Ini Upaya Dinkes Tekan AKB

Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 Makin Tinggi, Bupati Batang Punya Kebijakan Tekan Penyebarannya

10 Tower Rusun Disiapkan Pemkab, Khusus Karyawan Perusahaan di KIT Batang, Dibangun Mulai 2021

Masterplan KIT Batang Belum Juga Selesai, Bupati Wihaji: Pekan Depan Harus Mulai Action

Dikatakannya, saat ini bangsal jiwa yang terdekat dari Batang adalah RS Zaki Djunaid di Pekalongan.

"Hanya saja saat ini untuk program Kartu Batang Sehat belum bisa bekerja sama dengan RS tersebut," jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bapelitbang Kabupaten Batang, Ari Yudianto mengatakan, pihaknya akan berusaha mengupayakan RS di Batang untuk bisa memiliki bangsal jiwa.

Namun memang di Batang masih kekurangan dokter spesialis tertentu.

Satu di antaranya spesialis dokter jiwa.

Halaman
12
Penulis: dina indriani
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved