Berita Banjarnegara

Kota Satelit Klampok Banjarnegara Terima Program Kotaku Kementerian PUPR

Dari sisi historis, Klampok termasuk kota tua nan penting di Kabupaten Banjarnegara dengan keberadaan pabrik gula di zaman kolonial.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/KHOIRUL MUZAKKI
Tinjauan hasil kegiatan program Kotaku dan BSPS di Desa Klampok, Kecamatan Purwareja Klampok, Kabupaten Banjarnegara, Kamis (24/9/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) serta Bantuan Perumahan Stimulan Swadaya (BSPS) dari Kementerian PUPR mendapat sambutan positif dari warga Banjarnegara.

Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono mengapresiasi program itu ketika meninjau hasil kegiatan program Kotaku dan BSPS di Desa Klampok, Kecamatan Purwareja Klampok, Kamis (24/9/2020).

Bupati menilai, Purwareja Klampok merupakan kota satelit Banjarnegara.

Terdampak Kekeringan, BPBD Banjarnegara Droping Air Bersih di Desa Wanadri

Mulai Memasuki Pancaroba di Banjarnegara, Kalibening Rawan Longsor, Camat Minta Kades Lebih Waspada

Usaha Madu Klanceng Dinilai Paling Beruntung di Masa Pandemi, Ini Kata Peternak di Banjarnegara

Ini Sorotan dan Apresiasi Berbagai Fraksi di DPRD Terhadap Kinerja Pemkab Banjarnegara

Daerah di sisi barat Banjarnegara itu penduduknya padat, lalu lintasnya ramai, dan lingkungannya dinamis.

Letaknya juga strategis karena dilintasi jalan nasional yang ramai kendaraan.

Bermacam industri berkembang cukup pesat di wilayah tersebut.

Di antara yang populer adalah sentra industri keramik yang telah melegenda.

Dari sisi historis, Klampok termasuk kota tua nan penting dengan keberadaan pabrik gula di zaman kolonial.

"Klampok adalah halaman muka Banjarnegara dari arah barat."

"Jadi tepat sekali kawasan ini ditata dengan lebih baik."

"Jadi program Kotaku ini sangat tepat karena langsung dirasakan manfaatnya oleh rakyat."

"Demikian juga program BSPS," kata Bupati Banjarnegara kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (24/9/2020).

Di lain sisi, Budhi meminta maaf kepada masyarakat karena sejak adanya wabah Covid-19, pembangunan di daerahnya sedikit tersendat.

Meski demikian, ia tetap bersyukur karena pihaknya tetap bisa melaksnakan pembangunan, disamping terus menangani pandemi yang masih berlangsung.

Kades Klampok, Agus Supriono bersyukur karena desanya mendapatkan beberapa alokasi anggaran dari Pemerintah Pusat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved