Berita Banjarnegara
Cerita Bripka Hartono Inisiasi Bangun TPQ di Banjarnegara, Sempat Takut Bebani Warga Karena Pandemi
Bripka Hartono mengatakan, saat merencanakan pembangunan TPQ awalnya belum ada tanah waqaf, dan pihaknya juga belum punya uang, bahkan sempat pesimis.
Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
Panitia saat itu hanya punya uang Rp 2.700.000.
• Truk Terdorong Hingga Masuk Sawah di Sokaraja Banyumas, Diduga Sopir Bus Hilang Konsentrasi
• 28 SMP dan 109 SD Bakal Jadi Pilot Project KBM Tatap Muka di Cilacap
• Jelang Latihan Hadapi Liga 2, Seluruh Pemain PSCS Cilacap Jalani Rapid Test
Dia takut warga terbebani jika membangun di tengah situasi pandemi.
Tetapi ia berhasil menepis rasa pesimis itu.
Dia sering membagi rencana pembangunan tempat pendidikan itu di media sosial, baik melalui WhatsApp, Instagram, Facebook, maupun group rekan-rekannya.
Ternyata banyak donatur yang tergerak untuk membantu.
Dana yang terkumpul sekira Rp 400 juta, termasuk yang dipakai untuk membeli tanah.
"Alhamdulillah bangunan seluas 190 meter persegi dalam proses pembangunan dimudahkan sampai selesai."
"Kami juga tidak punya utang, malah masih ada lebihan," ujarnya.
Terpisah, Kapolres Banjarnegara, AKBP Fahmi Arifrianto mendukung penuh langkah Bripka Hartono untuk membangun TPQ Umil Hidayah.
"Semoga TPQ Umil Hidayah dapat bermanfaat dan dapat mendidik generasi penerus bangsa yang berakhlaqul karimah dan mencintai Alquran," harapnya.
Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono saat meresmikan TPQ mengapresiasi warga dengan semangat gotong royong dan solidaritas yang tinggi tersebut.
Dia berharap, pemanfaatan TPQ ini bisa menambah semangat anak-anak untuk mendalami ilmu alquran sehingga menjadi generasi Islami. (Khoirul Muzakki)
• Bawaslu Kabupaten Purbalingga: Simpatisan Bakal Paslon Masih Banyak yang Abai Protokol Kesehatan
• Satu-satunya Sekolah Swasta di Jateng, Begini Model KBM Tatap Muka di SMA Pius Tegal
• Tidak Dapat Rekomendasi, Bupati Yazid Legowo, Sebut Cost Politik Terlalu Mahal di Kebumen