Berita Banjarnegara
Cerita Bripka Hartono Inisiasi Bangun TPQ di Banjarnegara, Sempat Takut Bebani Warga Karena Pandemi
Bripka Hartono mengatakan, saat merencanakan pembangunan TPQ awalnya belum ada tanah waqaf, dan pihaknya juga belum punya uang, bahkan sempat pesimis.
Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Anak-anak TPQ Umil Hidayah, Dukuh Sidodadi, RT 03 RW 02 Kelurahan Semarang, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara kini lebih semangat mengaji.
Mereka kini telah memilik gedung TPQ baru.
Selama ini mereka mengaji di masjid dengan fasilitas seadanya.
• Kisah Didi Khomsa Asal Banjarnegara, Guru Patungan Bantu Biaya Urus Registrasi KIP Kuliah di Unnes
• Jembatan Plipiran Dibangun Tahun Depan, Bupati Banjarnegara: Bakal Jadi Jalur Favorit Menuju Dieng
• Bintik Cipratan Hasilkan Kesan Artistik di Kain, Ini Batik Penyandang Disabilitas di Banjarnegara
Melihat semakin banyaknya anak-anak mengaji di TPQ Umil Hidayah, membuat Bripka Hartono, Kaur Mintu Satlantas Polres Banjarnegara tergerak.
Dia bersama warga di sekitar lingkungan tempat tinggalnya, merencanakan pembangunan gedung TPQ.
Bripka Hartono mengatakan, saat merencanakan pembangunan TPQ awalnya belum ada tanah waqaf, dan pihaknya juga belum punya uang.
Namun kebetulan, di belakang masjid ada tanah yang mau dijual.
"Akhirnya bersama warga membentuk panitia untuk pengadaan tanah wakaf, saya dipercaya menjadi ketua," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (10/9/2020).
Lalu dia dan panitia berpikir bagaimana agar tanah itu bisa terbeli.
Mereka mulai menggalang dana.
Ia menginformasikan kepada warga sekitar dan donatur luar bahwa ada lelang tanah waqaf.
Akhirnya, dalam kurun waktu 1 bulan, tanah seluas 207 meter persegi itu pun terbeli.
"Banyak yang mau waqaf, ada yang satu meter, dua meter."
"Itu pada April 2019, kemudian pada 2020 warga mendorong agar TPQ segera dibangun," katanya.
Saat akan melakukan pembangunan pada Maret 2020, ia sempat pesimis karena muncul pandemi Covid-19.