Breaking News:

Berita Banjarnegara

Bintik Cipratan Hasilkan Kesan Artistik di Kain, Ini Batik Penyandang Disabilitas di Banjarnegara

Meski keluar dari pakem pembuatan batik yang dilukis menggunakan canting, batik ciprat nyatanya melahirkan keindahan motif tersendiri.

TRIBUN BANYUMAS/KHOIRUL MUZAKKI
Penyandang disabilitas unjuk kebolehan membuat batik ciprat di rumah Sri Haryati Desa Gumiwang, Kecamatan Purwanegara, Kabupaten Banjarnegara, Sabtu (5/9/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Penyandang disabilitas seringkali dipandang sebelah mata oleh sebagian masyarakat.

Karena keterbatasannya, mereka dianggap tidak bisa melakukan pekerjaan layaknya orang normal.

Stigma itu akan tertepis jika berkunjung ke rumah Sri Haryati Desa Gumiwang, Kecamatan Purwanegara, Kabupaten Banjarnegara.

PAD Kabupaten Banjarnegara Menyusut Akibat Pandemi Covid-19

Jalankan Program MakGiz, Yayasan JBB Bantu Asupan Gizi Penghafal Quran di Banjarnegara

Budidaya Kacang Jepang di Banjarnegara, Masa Tanam Hingga Panen Cuma 70 Hari

Di rumah itu, belasan penyandang disabitas kerap beraktivitas.

Mereka bukan sekadar berkumpul, namun melakukan hal yang produktif.

Di tengah keterbatasannya, mereka rupanya terampil membatik.

Batik-batik cantik karya mereka terpajang di galeri.

Batik karya difabel ini berbeda dengan batik tulis atau batik cap yang banyak beredar di pasaran, terutama dari motifnya.

Batik ciprat sebutannya.

Sesuai namanya, batik ini dibuat dengan cara menciprat-cipratkan pada kain yang dibentangkan.

Halaman
123
Penulis: khoirul muzaki
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved