Breaking News:

Berita Pendidikan

Kisah Didi Khomsa Asal Banjarnegara, Guru Patungan Bantu Biaya Urus Registrasi KIP Kuliah di Unnes

Saat teman-temannya bisa istirahat dan bersantai bersama keluarga di rumah, Didi masih harus berjuang mencari uang hingga larut malam.

TRIBUN BANYUMAS/KHOIRUL MUZAKKI
Didi Khomsa Prasetyana berfoto bersama sang nenek di rumahnya, di Kecamatan Banjarmangu, Kabupaten Banjarnegara, Selasa (8/9/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Kisah Didi Khomsa Prasetyana, remaja asal Kabupaten Banjarnegara benar-benar menyentuh jiwa.

Ketika beranjak remaja, ibundanya meninggal dunia, jadilah dia piatu.

Di perantauan, Kalimatan Selatan, Didi tinggal bersama ayahnya, tanpa kasih sayang ibu.

Jembatan Plipiran Dibangun Tahun Depan, Bupati Banjarnegara: Bakal Jadi Jalur Favorit Menuju Dieng

Pemancing Libur Enam Bulan, Tunggu Ikan Tumbuh Besar di Sungai Urang Banjarnegara

Bintik Cipratan Hasilkan Kesan Artistik di Kain, Ini Batik Penyandang Disabilitas di Banjarnegara

Hingga menginjak SMA, ia memutuskan pulang ke Jawa, di Desa Sijenggung, Kecamatan Banjarmangu, Kabupaten Banjarnegara.

Dia untuk melanjutkan pendidikannya di SMA Negeri 1 Sigaluh.

Sementara sang ayah, memilih bertahan di Kalimantan Selatan untuk bekerja.

Didi harus putar otak agar bisa mandiri tanpa bergantung kiriman orangtua.

Anak itu tak malu berjualan angkringan demi mencukupi kebutuhan harian.

Saat teman-temannya bisa istirahat dan bersantai bersama keluarga di rumah, Didi masih harus berjuang mencari uang hingga larut malam.

Perjuangannya untuk memperbaiki masa depan tak sia-sia.

Halaman
1234
Penulis: khoirul muzaki
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved