Pilkada Serentak 2020

Tidak Dapat Rekomendasi, Bupati Yazid Legowo, Sebut Cost Politik Terlalu Mahal di Kebumen

"Yang penting saya bekerja keras diberi amanah mengemban tugas sebagai Bupati, saya laksanakan sebaik-baiknya," kata Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz.

PEMKAB KEBUMEN
DOKUMENTASI - Bupati Kebumen, KH Yazid Mahfudz saat mendengarkan hasil Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2020 yang diumumkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) melalui youtube pada Senin (27/7/ 2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Bupati Kebumen, KH Yazid Mahfudz harus berlapang dada karena tidak bisa maju pada kontestasi politik di Pilkada Kabupaten Kebumen 2020.

Partai politik yang sebelumnya mengusung bersama mantan Bupati Kebumen Yahya Fuad yakni PKB, telah memberikan rekomendasi kepada Arif Sugiyanto-Ristawati Purwaningsih.

"Tidak ada kendaraan, semua sudah kepada Arif Sugiyanto-Ristawati Purwaningsih," ujar KH Yazid kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (9/9/2020).

Cuma Satu Bakal Paslon di Kebumen, Masa Pendaftaran Calon Kepala Daerah Diperpanjang

Aksi Cabul di Kebumen Terbongkar, Istri Pelaku Baca Percakapan di WhatsApp, Lupa Dihapus

Yazid Mahfudz Gigit Jari, Rekomendasi Partai Diborong Wakilnya, Arif Sugiyanto di Pilkada Kebumen

Berhasrat Bisa Selalu Hidup Glamor, Pengepul Pepaya di Kebumen Gelapkan Mobil Rentalan

Menurutnya, selama ini telah melaksanakan tahapan penjaringan di PKB.

Mulai pendaftaran di kantor DPC, hingga uji kepatutan dan kelayakan di DPP PKB.

Namun dirinya tidak lolos dari semua tahapan tersebut.

"Oleh sebab itu saya tidak mendapat rekomendasi dari partai."

"Saya legowo karena sudah kewenangan DPP PKB tidak memberikan amanat."

"Kalau diberikan amanah, ya saya Bismillah," tuturnya.

Meski tidak mendapat rekomendasi, dia tidak mengemis dukungan dari partai lain.

Dirinya tidak mencoba kembali berkomunikasi dengan partai lain meskipun tahapan pendaftatan diundur.

"Kalau saya komunikasi dengan partai lain, mulut saya tidak bisa bicara."

"Partaine dewe gak ngusung mosok njaluk (partai sendiri tidak mengusung masak minta)," ujarnya.

Dikatakannya, banyak masyarakat Kebumen yang menyayangkan dia tidak maju lagi pada Pilkada Serentak 2020.

Sementara banyak inovasi yang telah diperbuat untuk Kebumen semenjak menggantikan mantan Bupati Muhammad Yahya Fuad.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved