Berita Banjarnegara

Jalankan Program MakGiz, Yayasan JBB Bantu Asupan Gizi Penghafal Quran di Banjarnegara

Pengasuh Ponpes Tahfidzul Quran Mumtaza, Ustadz Afit Juliat Nurcholis senang atas bantuan kebutuhan pokok dari Yayasan JBB Banjarnegara.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/KHOIRUL MUZAKKI
Penyaluran kebutuhan pokok dari Yayasan JBB kepada pihak Ponpes Tahfidzul Quran Mumtaza di Dusun Prapas, Desa Gumiwang, Kecamatan Purwanegara, Kabupaten Banjarnegara, Jumat (4/9/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO - Pandemi Covid-19 membuat harga berbagai kebutuhan pokok naik.

Padahal di saat yang sama, perekonomian masyarakat memasuki masa sulit.

Di antara yang terimbas dari pandemi Covid-19, adalah pondok pesantren (ponpes).

Budidaya Kacang Jepang di Banjarnegara, Masa Tanam Hingga Panen Cuma 70 Hari

Dinilai Masih Kurang Efektif, Bupati Banjarnegara Minta Evaluasi Pembelajaran Daring

Tim Sarsipol Banjarnegara Ciptakan Helm Gatotkaca Thermal, Alat Cek Suhu Tubuh Tanpa Harus Mendekat

Saluran Irigasi Singomerto Banjarnegara Dibuka Lagi, Tak Lagi Mengering Tapi Muncul Tumpukan Sampah

Padahal, mereka yang tengah menimba ilmu agama itu juga butuh asupan gizi yang cukup untuk mendukung pendidikannya.

Perhatian terhadap gizi santri datang dari Yayasan Jumat Barokah Banjarnegara (JBB) melalui program MakGiz (Makanan Bergizi).

Di antara pesantren yang menjadi target program komunitas itu adalah Ponpes Tahfidzul Quran Mumtaza'> Ponpes Tahfidzul Quran Mumtaza di Dusun Prapas, Desa Gumiwang, Kecamatan Purwanegara, Kabupaten Banjarnegara.

Dipimpin pembina Yayasan JBB, Turiman, mereka memberikan bantuan aneka kebutuhan pokok.

Mulai berbentuk telur, minyak, mie instan, beras, hingga sayuran semisal kentang, wortel, kubis dan tomat.

"Di tengah pandemi ini, mereka seperti diisolasi secara mandiri."

"Dengan harga-harga kebutuhan pokok yang tinggi, pasokan makanan bergizi menjadi sangat dibutuhkan," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (4/9/2020).

Turiman mengatakan, aktivitas menghafal Alquran bukan perkara yang enteng.

Karenanya, pihaknya tergugah untuk membantu kecukupan gizi para penghafal Alquran melalui program ini.

Dia mengatakan, program ini sudah digulirkan beberapa kali pada ponpes yang berbeda.

Pengasuh Ponpes Tahfidzul Quran Mumtaza'> Ponpes Tahfidzul Quran Mumtaza, Ustadz Afit Juliat Nurcholis senang atas bantuan tersebut.

Dia meyakini pendidikan ponpes akan berkembang atas dukungan masyarakat.

"Ini dukungan sangat besar."

"Kami tidak perlu lagi belanja ke pasar, sudah dibelikan segala sesuatunya, tinggal memasak," katanya. (Khoirul Muzakki)

Penyaluran Bantuan UMKM Dibagi Lima Tahap di Banyumas, Penerima Manfaat Cuma Dapat Sekali

Delapan ASN Pemkab Cilacap Positif Corona, Saat Ini Masih Jalani Isolasi Mandiri

Mobil Water Cannon Sambangi Desa Kali Putih, Polresta Banyumas Lakukan Hal Ini

Ini Catatan IKP Hasil Pantau Tiga Kiper PSIS Semarang: Butuh Waktu Kembalikan Posisi Top Level

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved