Berita Jawa Tengah

Lingkungan Pendopo Setda Kendal Dibenahi Lagi, Bagian Tengah Taman Dikonsep Mirip Bunga Teratai

Dalam pekerjaan rehab taman pada tahun ini, Pemkab Kendal menggelontorkan Rp 199,9 juta guna melakukan inovasi baru terhadap konsep taman.

Penulis: Saiful Masum | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/SAIFUL MA'SUM
Para pekerja membenahi tatanan taman depan Pendopo Tumenggung Bahurekso komplek Kantor Setda Kabupaten Kendal, Selasa (1/9/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Pemkab Kendal kembali melakukan pembenahan taman di depan Pendopo Tumenggung Bahurekso, komplek Kantor Setda Kabupaten Kendal.

Dalam pekerjaan rehab taman pada tahun ini, Pemkab Kendal menggelontorkan Rp 199,9 juta guna melakukan inovasi baru terhadap konsep taman.

Sebelumnya, taman tersebut sedianya baru selesai dirapikan pada tahun lalu.

Kontroversi Proyek Gedung Workshop MAN Kendal, Peserta Lelang Kembali Ajukan Banding

Pilkada Kabupaten Kendal, Sang Petahana Mirna Annisa Masih Butuh Minimal Tiga Kursi

Disdikbud Kendal Belum Ketahui Teknis Pemberian Kuota Internet Gratis, Tunggu Juklis Kemendikbud

Namun, selang satu tahun, konsep taman dipugar kembali guna menambah warna baru di wilayah Setda Kabupaten Kendal.

Kabag Umum Setda Kabupaten Kendal, Fran Ardiansyah mengatakan, rencananya taman tersebut akan dikonsep sebagai taman bunga menyerupai teratai pada bagian tengah taman.

Tak hanya itu, terdapat jalan setapak yang membelah hiasan bunga tersebut.

Fran membenarkan jika renovasi taman Bahurekso itu dilakukan untuk mempercantik tampilan lingkungan Setda Kabupaten Kendal.

Selain itu juga sebagai upaya peremajaan tanaman yang ada lantaran usia tanaman yang sudah tua dan tidak produktif.

Pihaknya pun melakukan sejumlah penggantian tanaman guna mendukung konsep yang saat ini mulai dikerjakan.

"Ini adalah kelanjutan perencanaan tahun lalu."

"Kami tinggal melaksanakan saja di tahun ini," tuturnya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (1/9/2020).

Lebih lanjut, renovasi taman tersebut dianggarkan Rp 191,9 juta dari pagu anggaran sebesar Rp 200 juta oleh kontraktor CV Nafta Putra.

Pekerjaan dimulai pada 3 Agustus 2020 hingga 75 hari kerja.

Katanya, konsep yang diusung terletak pada bagian tengah taman.

Pada bagian itu akan dibuat tanaman warna warni yang disusun seperti bunga teratai.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved