Breaking News:

Berita Purbalingga

Bawaslu Temukan 132 Rumah Belum Didatangi Petugas Pemutakhiran Data Pemilih

Bawaslu Purbalingga menemukan ada 132 rumah belum didatangi petugas pemuktahiran data pemilih (PPDP).

BAWASLU
ILUSTRASI - Logo Bawaslu RI. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Purbalingga menemukan ada 132 rumah belum didatangi petugas pemuktahiran data pemilih (PPDP). Temuan ini merupakan hasil audit setelah tahapan coklit.

Kordiv Pengawasan dan Hubal Bawaslu Purbalingga Misrad menuturkan, 132 rumah belum tercoklit tersebar di 9 kecamatan se-Kabupaten Purbalingga.

Dari 9 Kecamatan tersebut, terbanyak yang belum tercoklit berada di Kecamatan Padamara dengan total 32 rumah.

"Secara rinci, 9 Kecamatan tersebut yaitu Bojongsari 1 rumah, Kalimanah 25 rumah, Karanganyar 7 rumah, Karangreja 31 rumah, Kejobong 10 rumah, Padamara 32 rumah, Purbalingga 1 rumah, Mrebet 6 rumah, Kertanegara 19 rumah," paparnya, Kamis (20/8/2020).

Masih Sepi Peminat di Jateng, Mendaftar Jadi Tim Pemantau Pilkada Serentak 2020

Pelawak Senior Qomar Dieksekusi ke Rutan Brebes, Terjerat Kasus Pemalsuan Surat Keterangan Lulus

Menurutnya, Bawaslu telah bersurat ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Purbalingga menyampaikan hasil pengawasan dan saran perbaikan terkait rumah yang belum dicoklit atau belum dipasang stiker pada tahapan coklit.

KPU diminta menindaklanjuti sesuai peraturan perundang-undangan.

"Hasil pengawasan ini harus segera ditindaklanjuti oleh KPU Purbalingga, sebelum tahapan selanjutnya yaitu rekapitulasi data pemilih secara berjenjang," kata dia.

Sementara itu, Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Purbalingga Catur Sigit Prastyo menuturkan indikator pencocokan dan penelitian pemilih bukan hanya tertempelnya stiker tanda terima pemilih melainkan tanda terima bahwa pemilih sudah didaftar sebagai calon pemilih, yang itu ditandatangani dan disimpan pemilih.

"Alangkah baiknya, masukan terhadap proses pemutakhiran data pemilih bukan dengan satu indikator tertempelnya stiker, ditambahi dengan bertanya langsung ke pemilih sehingga jelas runtutan historinya," terangnya.

Honor TPK Dibayar Gunakan Uang Palsu, Oknum Perangkat Desa Ini Pakai Printer Cetak Tiga Hari

Bendera Merah Putih Pagari Telaga Cebong Dieng di Wonosobo, Panjangnya Capai 1.800 Meter

Menurutnya, hasil pengecekan 132 Rumah didapat data sudah dilakukan pencocokan dan penelitian dan terpasang stiker sebanyak 80 rumah, pemilih menghendaki stiker dipasang sendiri sebanyak 19 rumah, 6 rumah stiker terlepas, stiker dititipkan ketua RT sebanyak 14 rumah, dan pemilih sudah tercoklit di tempat lain sebanyak 4 rumah.

"Data tersebut dihimpun dari beberapa laporan yaitu ada rumah yang dalam renovasi, dititipkan ketua RT karena rumah sudah dijual sementara data dan dokumen kependudukannya masih sesuai rumah tersebut, masukan kurang lengkap by name by adressnya," jelasnya.

Setelah dilakukan pengecekan, pihaknya melihat dari tanda bukti pendaftaran pemilih. Pihaknya memastikan rumah tersebut sudah didatangi PPDP sebelum masa pencocokan dan penelitian berakhir.

"Selama proses penyusunan Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP), masukan perbaikan sangat kami terima sesuai PKPU 19 2019 masukan harus disertai dengan nama dan alamat yang lengkap," jelasnya. (*)

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved