Berita Pendidikan
Kuliah di Undip, Pemkab Batang Sudah Siapkan Beasiswa Tiap Tahun
Pembangunan Gedung PSDKU Undip dimulai dengan ditandai peletakan batu pertama oleh Rektor Undip, Prof Dr Yos Johan Utama dan Bupati Batang Wihaji.
Penulis: dina indriani | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG - Setelah sekira dua tahun proses administrasi, akhirnya Gedung Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Undip mulai dibangun di Kabupaten Batang.
Pembangunan dimulai dengan ditandai peletakan batu pertama oleh Rektor Undip, Prof Dr Yos Johan Utama dan Bupati Batang Wihaji.
Gedung PSDKU Undip akan menempati tanah hibah seluas 9,4 hektare yang berada di Desa Tumbrep, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang.
• Bupati Wihaji Lapor DPRD, Piutang BPJS Kesehatan di Batang Capai Rp 30 Miliar, PBB Rp 40 Miliar
• Ini Hasil Lengkap Rapat Virtual PSIS Semarang, Dragan: Skuad Mahesa Jenar Mulai Latihan 24 Agustus
• Gantikan Buku Uji KIR, Dishub Batang Sudah Gunakan Smart Card
• Satu Investor Asal Korea Selatan Dipastikan Mengisi KIT Batang, Tahap Awal Bangun 450 Hektare
"Alhamdulillah apa yang ditunggu masyarakat Batang bisa mulai dibangun."
"Ini membuktikan keseriusan Undip semoga bisa terealisasi dengan baik dan perkuliahan bisa segera jalan," tutur Bupati Batang Wihaji kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (19/8/2020).
Wihaji mengatakan, berdirinya PSDKU Undip diharapkan bisa meningkatkan nilai indeks pembangunan manusia (IPM) di Batang.
Selain itu juga meningkatkan perekonomian terutama bagi masyarakat sekitar.
"Utamanya adalah bagaimana bisa menjadikan SDM unggul di Kabupaten Batang."
"Terlebih sebentar lagi akan ada KIT Batang tentu membutuhkan tenaga kerja SDM unggul," ujarnya.
Disampaikannya, Pemkab Batang juga akan memberikan beasiswa kepada masyarakat yang akan kuliah di Undip setiap tahunnya.
"Kami sudah anggarkan, bagi masyarakat yang berprestasi akan ada beasiswa setiap tahunnya dengan biaya perkuliahan ditanggung Pemkab Batang," imbuhnya.
Sementara, Rektor Undip Prof Yos Johan Utama mengatakan, pembangunan Gedung PSDKU Undip ini telah disiapkan sejak dua tahun.
Yakni dengan tanah hibah dari Pemkab Batang dan dana pembangunan dari Undip.
"Untuk anggaran sekira Rp 10 miliar dan masih bisa berkembang."
"Alhamdulillah, Pemkab Batang sangat mendukung dengan cepat dan di Batang ini akan menjadi role mode karena pembangunan proses pertama," tuturnya.