Breaking News:

Berita Jawa Tengah

BPBD Sudah Siapkan Tim Reaksi Cepat Hadapi Musim Kemarau, Ini Tugas Mereka di Kabupaten Semarang

TRC yang dipersiapkan menyongsong pergantian musim penghujan ke kemarau berjumlah 12 orang di Kabupaten Semarang.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/AKHTUR GUMILANG
ILUSTRASI warga mengangsu di sebuah sumur areal persawahan di musim kemarau. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Menghadapi musim kemarau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang menyiapkan belasan tim reaksi cepat (TRC).

Kepala BPBD Kabupaten Semarang, Heru Subroto mengatakan, TRC yang dipersiapkan menyongsong pergantian musim penghujan ke kemarau berjumlah 12 orang.

"Mereka sudah kami persiapkan untuk menghadapi musim kemarau tahun ini."

"Termasuk juga peralatan yang akan digunakan," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (14/8/2020).

Dragan Djukanovic: Program Latihan Ditentukan Seusai Rapat Virtual Tim PSIS Semarang

Bawaslu Beberkan Sanksi Hingga Denda, Jika Terbukti Ada Mahar Politik di Pilkada Kabupaten Semarang

Belasan Ruang ICU RSUD Wongsonegoro Semarang Disulap Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Diluncurkan, CCTV Analitics dan Semarang Satu Data, Ini Fungsi dan Tujuannya Menurut Hendi

Menurut Heru Subroto, peralatan yang telah dipersiapkan setelah rapat koordinasi bersama itu seperti water rescue dan vertical rescue.

Kemudian lanjutnya, empat unit mobil tangki dan persediaan air bersih 500 tangki dengan kapasitas masing-masing 5.000 liter.

"Itu untuk menjangkau wilayah atau lahan yang rawan terjadi kebakaran atau kekeringan ketika musim kemarau tiba," katanya.

Dia menambahkan, BPBD Kabupaten Semarang terus mengupayakan solusi jangka pendek maupun panjang dalam mengantisipasi risiko bencana kekeringan.

Terutamanya di wilayah rentan terdampak, seperti Kecamatan Bancak, Bringin, dan Susukan.

Dikatakannya, BPBD menyiapkan bantuan air bersih dan mengedukasi warga mengenai cara-cara memanen air hujan.

Kemudian, BPBD bersama relawan serta komunitas peduli lingkungan melaksanakan program reboisasi serta perbaikan kualitas lingkungan sekitar sumber mata air.

“Karena salah satu permasalahan yang dihadapi warga di wilayah, seperti Kecamatan Bancak adalah minimnya sumber mata air,” ujarnya.

Terkait bantuan BPBD Kabupaten Semarang menyiapkan air bersih hingga lebih dari 2,5 juta liter atau 500 tangki berkapasitas 5 ribu liter. (M Nafiul Haris)

Terbanyak di Purbalingga, ASN Tidak Netral dalam Pilkada Serentak, Rekap Sementara Bawaslu Jateng

Bawaslu Kembali Temukan Data Pemilih Bermasalah di Purbalingga, Ini Penjabarannya

Mengintip Warga Pesahangan Cilacap Bikin Tikar Daun Pandan, Berburu Bahan Baku Sampai Cianjur

Terkendala Syarat Sistem Tiket Non Tunai, Alasan Belasan Objek Wisata Belum Buka di Banyumas

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved