Berita Jawa Tengah

Tersedia Layanan Call Center 112 di Batang, Warga Bisa Hubungi Saat Ada Keadaan Darurat

Pusat panggilan Call Center 112 Kabupaten Batang tersebut bertujuan untuk memudahkan pelayanan masyarakat dalam penanggulangan keadaan darurat.

Penulis: dina indriani | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/DINA INDRIANI
Peluncuran layanan Call Center 112 di Ruang Command Center Kabupaten Batang, Rabu (12/8/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG - Pemkab Batang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Batang meluncurkan Call Center 112 di Ruang Command Center Batang, Rabu (12/8/2020).

Launching Call Center 112 ini disaksikan oleh Dirjen Penyelengaraan Pos Informatika (PPI) Kominfo Ahmad M Ramli, melalui zoom club meeting.

Dalam penandatanganan nota kesepakatan bersama oleh Kapolres Batang AKBP Abdul Waras, Wakil Bupati Suyono, serta perwakilan Forkopimda Kabupaten Batang.

Bupati Batang Sengaja Tunda Serahkan 446 SK PNS, Semestinya Dilakukan Maret, Ini Alasannya

Ada Taman Ecobrick di Kompleks Kantor Setda Batang, Bupati Wihaji: Jadi Sarana Edukasi Masyarakat

Tangkal Radikalisme, Bupati Batang Sebut Pembentukan Karakter Tak Bisa Secara Online

Ibu Hamil Makin Banyak di Batang, Hingga Akhir Juni Tercatat Sudah Capai 913 Orang

Bupati Batang Wihaji mengatakan, pusat panggilan Call Center 112 tersebut bertujuan untuk memudahkan pelayanan masyarakat dalam penanggulangan keadaan darurat.

Seperti kebakaran, kecelakaan, kesehatan juga panggilan yang sifatnya kebutuhan cepat dalam pelayanan.

Call Center 112 juga telah terintegrasikan dengan pihak-pihak terkait.

Seperti kepolisian, Pemda, Pemadam kebakaran, hingga BPBD untuk merespon panggilan cepat apa yang menjadi kebutuhan masyarakat.

"Layanan Call Center 112 juga wujud implementasi dari program smart city yang terlebih dahulu diluncurkan suatu program."

"Dimana itu mencerminkan pelayanan cepat, efektif, efisien, dan sederhana," tuturnya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (12/8/2020).

Dikatakannya, program ini harus terus menerus disosialisasikan kepada masyarakat luas.

Sehingga masyarakat paham apa manfaat dari hadirnya program Call Center 112.

"Jangan sampai program ini yang thau hanya orang di dalam pemerintahan."

"Jangan sampai pula sekadar digunakan oleh pegawai pemerintahan."

"Tak hanya itu, ini juga merupakan bukti Pemkab Batang menghadirkan pemerintahan yang cepat dan tanggap dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," jelasnya.

Selama masa uji coba Call Center 112 dari April hingga Agustus 2020 telah mendapatkan respon dari masyarakat dengan adanya panggilan masuk lebih dari seribu. 

"Harapannya layanan ini benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat."

"Kami juga berinisiatif untuk menambah layanan cepat yang lain."

"Seperti orang sakit keras, orang miskin tidak bisa makan, dan anak yang kesulitan mengerjakan pekerjaan rumah (PR)," imbuhnya.

Sementara itu, Dirjen PPI Kominfo Ahmad M Ramli mengatakan, Kabupaten Batang masuk dalam 62 kabupaten/kota yang memiliki layanan kedaruratan Call Center 112.

Layanan ini adalah bentuk suatu hadirnya suatu negara dalam memberikan layanan cepat di berbagai kejadian masyarakat.

Entah itu kebakaran, sarang tawon, kejadian alam juga bencana yang lain.

"Apresiasi untuk Pemkab Batang yang telah berkomitmen penuh standby 1x24 jam dalam memberikan pelayanan kegawatdaruratan kepada masyarakat."

"Karena musibah tidak pernah memandang tempat dan waktu kejadian," ujarnya

Dia juga mengimbau kepada masyarakat agar benar-benar memaksimalkan layanan ini. (Dina Indriani)

KPK Tagih Pemkot Salatiga Lunasi Piutang PBB Rp 15 Miliar, Hasil Akumulasi Sejak 2014

Candi Setyaki Dipugar, Saat Ini Sudah 30 Persen, Lokasinya di Kompleks Candi Arjuna Dieng

Cegah Suporter Nekat Masuk Stadion Citarum, Panpel PSIS Libatkan Steward Panser Biru Maupun Snex

Awasi Medsos Jelang Pilkada Serentak, Polda Jateng Giatkan Patroli Siber, Caranya Seperti Ini

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved