Breaking News:

Teror Virus Corona

Pasien Covid-19 Dimakamkan di TPU Ngemplak Salatiga, Sudah Berdomisili di Surabaya

Karena sudah bertempat tinggal di Surabaya riwayat perjalanan, tracing, dan riwayat kesehatan itu berada di Surabaya tapi dimakamkan di Salatiga.

Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/M NAFIUL HARIS
Kepala DKK Salatiga, Siti Zuraidah. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SALATIGA - Pasien positif Covid-19 asal Kota Salatiga yang meninggal di Surabaya, Jawa Timur dimakamkan di TPU Ngemplak Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga.

Kepala DKK Salatiga, Siti Zuraida menjelaskan, pasien tersebut selama ini bekerja dan berdomisili di Surabaya.

"Iya, pasien positif dari Surabaya," kata Siti Zuraida seperti dilansir dari Kompas.com, Minggu (9/8/2020).

Seorang Sales Meninggal Karena Covid-19, Sejak 1 Agustus Dirawat Intensif di RSUD Salatiga

Layanan Posyandu Mulai Diaktifkan Lagi di Kota Salatiga, Begini Skema Penerapannya

Dapat Kiriman Surat Siswi SD di Salatiga, Begini Respon Gubernur Jateng Ganjar Pranowo

Larangan Jenguk Pasien Masih Berlaku di RSUD Kota Salatiga

Siti mengungkapkan, karena sudah bertempat tinggal di Surabaya maka riwayat perjalanan, tracing, dan riwayat kesehatan tersebut berada di Surabaya.

"Tapi untuk pemakaman dilakukan di Kecamatan Sidomukti dengan standar pemulasaran jenazah Covid-19 sudah sesuai protokol," ungkapnya.

Pasien yang meninggal tersebut berjenis kelamin laki-laki dan berusia 32 tahun.

Riwayat pasien, lanjutnya, pada 10 Juli 2020 dinyatakan reaktif berdasarkan hasil rapid test.

Semenjak itu, kata Siti, pasien tidak pernah bertemu dengan keluarga di Salatiga.

"Kemudian pada 17 Juli 2020 masuk di rumah sakit yang ada di Surabaya dan hari ini pasien meninggal, tetapi dimakamkan di Salatiga," jelasnya.

Data per Minggu (9/8/2020), jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Salatiga mencapai 115 orang.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved