Breaking News:

Berita Kesehatan

Larangan Jenguk Pasien Masih Berlaku di RSUD Kota Salatiga

Bagi pasien dengan penyakit tertentu diperbolehkan dijaga lebih dari satu orang, tetapi harus mendapat izin dokter berwenang.

TRIBUN BANYUMAS/M NAFIUL HARIS
Aktivitas warga di areal lobi RSUD Jalan Osamaliki Nomor 19 Salatiga, Rabu (5/8/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SALATIGA - Meski telah memasuki era adaptasi kebiasaan baru (new normal) di masa pandemi virus corona (Covid-19), RSUD Kota Salatiga belum mencabut larangan menjenguk pasien.

Humas RSUD Kota Salatiga, Endah Sugesti mengatakan, larangan besuk atau menjenguk pasien baik oleh keluarga, sahabat atau saudara tetap diberlakukan.

Hal itu dikarenakan Kota Salatiga belum sepenuhnya berada pada zona hijau Covid-19.

Pemkot Salatiga Bakal Terapkan Gerakan Sehari Tanpa Nasi, Yuliyanto: Nanti Jika Sudah Zona Hijau

Di Tengah Pandemi, DPRD Salatiga Bangun Gedung Suporting Unit, Nilai Proyek Capai Rp 9,77 Miliar

4.500 ASN Pemkot Salatiga Bakal Terima Gaji ke 13, Dicairkan Bulan Ini

Para Tersangka Curi Motor Secara Acak Berkeliling di Wilayah Hukum Polres Salatiga

"Larangan itu tidak lain untuk mencegah penyebaran virus corona yang dibawa warga luar saat menjenguk pasien," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (5/8/2020).

Menurut Endah, selain melarang dan meniadakan jam besuk pasien penunggu pasien di dalam ruangan juga dibatasi maksimal satu orang.

Bagi pasien dengan penyakit tertentu diperbolehkan dijaga lebih dari satu orang, tetapi harus mendapat izin dokter berwenang.

Dia menambahkan, larangan jenguk pasien diberlakukan sejak 25 Juni 2020 sampai batas yang belum ditentukan.

Kembali lagi, hal itu karena status Salatiga belum sepenuhnya zona hijau dan rawan terjadi lonjakan pasien virus corona.

"Manajemen RSUD Kota Salatiga juga menerapkan protokol kesehatan secara ketat."

"Setiap pengunjung yang masuk wajib memakai masker, mencuci tangan, dan dicek suhu tubuhnya," katanya.

Dikatakannya, petugas detaler atau sales obat dan alat kesehatan juga turut dibatasi aktivitasnya di dalam rumah sakit.

Mereka hanya diperbolehkan melakukan pertemuan atau mengirim barang pada pukul 11.00 hingga pukul 13.00.

Pihaknya menyatakan, pasien yang boleh ditunggui lebih dari dua orang antara lain bayi, atau pasien pasca menjalani operasi serta kategori lanjut usia.

"Itu pun sekali lagi jika ada izin dari dokter yang menangani."

"Setiap pengunjung dengan suhu tubuh 37,5 derajat Celcius tidak diperkenankan memasuki area rumah sakit," ujarnya. (M Nafiul Haris)

Mengintip Pengabdian Bu Tun, Guru SD Gelar Belajar Home Visit di Kendal, Sebentar Lagi Purna Tugas

Satu Tugas Semua Mapel, Cara Lain Disdikbudpora Kabupaten Semarang Atasi Kejenuhan Siswa

Anak Tetap Bosan Kalau Sampai Desember, Ketua DPRD Jateng Minta Ada Solusi Terkait Belajar Daring

Yatna Juga Terdampak Pandemi di Tegal, Penjualan Bendera Menurun Drastis Jelang HUT RI

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved