Breaking News:

Berita Kesehatan

Pemkot Salatiga Bakal Terapkan Gerakan Sehari Tanpa Nasi, Yuliyanto: Nanti Jika Sudah Zona Hijau

Kata Yuliyanto: saat ini Salatiga sedang menuju zona hijau, nanti kalau sudah relatif aman baru diserentakkan gerakan sehari tanpa makan nasi.

KOMPAS.com/DIAN ADE PERMANA
Wali Kota Salatiga Yuliyanto. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SALATIGA - Pemkot Salatiga menggagas gerakan di bidang kesehatan masyarakat.

Wali Kota Salatiga Yuliyanto membuat Gerakan Sehari Tanpa Nasi (GSTN).

Tujuan utamanya adalah untuk memperkuat daya tahan tubuh masyarakat selama masa pandemi Covid-19.

Para Tersangka Curi Motor Secara Acak Berkeliling di Wilayah Hukum Polres Salatiga

4.500 ASN Pemkot Salatiga Bakal Terima Gaji ke 13, Dicairkan Bulan Ini

Novi Ngaku Dendam dan Sempat Ada Hubungan Khusus dengan Korban, Kasus Teror Orderan Fiktif di Kendal

Cerita Siswa Belajar Daring di Rumah Aspirasi Bambang Kusriyanto, di Susukan Kabupaten Semarang

Program tersebut telah diumumkan melalui surat edaran kepada kepala organisasi perangkat daerah, camat, dan lurah untuk diteruskan ke ketua RT dan RW.

"Surat edaran itu untuk memberikan imbauan kepada masyarakat Salatiga."

"Supaya daya tahan tubuh atau imun tubuh terjaga untuk melawan virus corona," jelasnya seperti dilansir dari Kompas.com, Selasa (4/8/2020).

Yuliyanto mengatakan, meski mulai dilaksanakan pada Agustus 2020, gerakan tersebut belum diluncurkan.

"Saat ini Salatiga sedang menuju zona hijau, nanti kalau sudah relatif aman baru diserentakkan gerakan sehari tanpa makan nasi," paparnya.

Meski begitu, dia menyatakan sudah meminta agar gerakan ini dilaksanakan meski belum diserentakkan.

Dikatakan, dasar pemikiran gerakan sehari tanpa nasi adalah untuk menghindarkan dari penyakit bukan keturunan.

Halaman
123
Editor: deni setiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved